Breaking News:

Pemerintah Indonesia Buru 3 Jenis Obat Terapi COVID-19, Dicari hingga Seluruh Pelosok Dunia

Pemerintah Indonesia kini sedang memburu tiga jenis obat-obatan untuk terapi COVID-19.

Editor: Muh Ruliansyah
givingcompass.org
ILUSTRASI obat. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Indonesia kini sedang memburu tiga jenis obat-obatan untuk terapi COVID-19.

Karena belum bisa memproduksi tiga jenis obatan-obatan ini, Pemerintah Indonesia harus mengimpor dari luar negeri.

Bahkan obatan-obatan ini diburu hingga ke seluruh pelosok dunia.

Dilansir dari Tribun-Medan.com, adapun tiga jenis obat terapi COVID-19 yang saat ini tengah dicari itu yakni Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas.

"Kita ada tiga obat lain yang belum bisa kita produksi di dalam negeri yang sangat bergantung kepada impor, seperti Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers bersama, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/7/2021) siang.

"Ini adalah obat-obatan yang di seluruh dunia juga sedang short supply karena semua orang membutuhkan obat-obat ini," imbuhnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota Indonesia, Rabu 28 Juli 2021: Makassar Berawan, Pekanbaru Hujan

Baca juga: Fakta-fakta Keluarga Kaya Sumbang Rp 2 Triliun untuk Tangani Covid, Irjen Eko Jadi Orang Kepercayaan

Adapun untuk Remdesivir, Budi menyebut pada bulan Juli ini akan tiba sebanyak 150 ribu vial.

Kemudian di bulan Agustus akan tiba sebanyak 1,2 juta vial.

"Sekarang kita sedang dalam proses untuk bisa membuat Remdesivir di dalam negeri, doakan mudah-mudahan itu bisa segera terjadi," imbuhnya.

Kemudian untuk Actemra, selain seribu vial yang direncanakan tiba pada bulan ini, pemerintah juga berupaya terus mendatangkan lebih banyak pasokan dari sejumlah negara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved