Breaking News:

PPKM di Palu

VIDEO: Sosialisasi Penerapan PPKM Level 4 Palu, Satgas Yustisi Bubarkan Pengunjung Warkop

Sementara cafe tidak diperbolehkan menerima pengunjung untuk menikmati kopi di tempat, namun harus take away alias bungkus.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Palu kembali berkeliling menyasar tempat keramaian seperti cafe dan tempat makan lainnya.

Saat melintas di Jl Mt Haryono, Tim Satgas menyambangi Warkop Sudimari K3 untuk mensosialisasikan surat edaran Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengenai penerapan PPKM Level 4.

"Menurut peraturan yang baru selama PPKM level empat. Dilarang sebenarnya membuka cafe apalagi kerumunan seperti ini," kata Asmarlin Sekertaris Dinas Polisi Pamong Praja Kota Palu.

Asmarlin menuturkan, untuk sementara cafe tidak diperbolehkan menerima pengunjung untuk menikmati kopi di tempat, namun harus take away alias bungkus untuk dibawa pulang.

Baca juga: Empat Pasien Covid-19 Banggai Meninggal Dunia

 

Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Palu kembali berkeliling menyasar tempat keramaian seperti cafe dan tempat makan lainnya, Kamis (29/7/2021)
Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Palu kembali berkeliling menyasar tempat keramaian seperti cafe dan tempat makan lainnya, Kamis (29/7/2021) (TRIBUNPALU.COM/ALAN)

Selanjutnya, Asmarlin menyampaikan kepada pengunjung agar segera menyelesaikan minumannya dan bergegas membubarkan diri.

"Dengan berat hati kami ingin membubarkan bapak karena saat ini hanya boleh take away. Bahwa yang masuk PPKM level empat dari Kemendagri tidak bisa berkerumun tetapi hanya take away untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Palu," ujarnya.

Menurut surat keputusan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid selama PPKM Level 4 Kota Palu yang tertuang dalam surat edaran nomor 443/1677/Hukum/2021.

Adapun dasar hukum surat edaran Wali Kota Palu merupakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 4 Corona Virus Discase 2019 Di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Baca juga: Dua Pelajar Sulteng Terpilih jadi Paskibraka di Istana Negara, Dari Kabupaten Sigi dan Poso

Poin nomor sembilan mengenai pelaksanaan kegiatan makan minum di tempat umum seperti:

a.) Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol Kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, handsanitizer, yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.

b) Rumah makan dan kafe dengan skala kecil yang berada pada lokasi sendiri dapat melayani makan ditempat/dine in dengan kapasitas 25% (dua puluh lima persen) dan menerima makan dibawa pulang/delivery/take away dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

c) Restoran/rumah makan, kafe dengan skala sedang dan besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine in).(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved