Breaking News:

Banggai Hari Ini

Curhat Pelaku Usaha kepada Bupati Banggai: Bagaimana Kami Nafkahi Anak dan Istri

Amirudin Tamoreka mendengar keluhan pelaku usaha dan pegiat seni yang terlibat dalam aksi itu.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/NAWI
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menemui pendemo dan mendengar curhat para pelaku usaha serta pegiat seni, Jumat (30/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menemui pendemo yang mengatasnamakan Front Rakyat Kabupaten Banggai.

Pertemuan itu berlangsung di ruang pertemuan Kantor Bupati Banggai, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat (30/7/2021) siang.

Amirudin Tamoreka mendengar keluhan pelaku usaha dan pegiat seni yang terlibat dalam aksi itu.

Para demonstran meminta kebijakan Bupati Banggai untuk melonggarkan PPKM Banggai.

Terutama dalam hal pembatasan waktu usaha sampai pukul 17.00 Wita.

Baca juga: Unit Transfusi Darah di Palu Tak Lagi Buka Layanan 24 Jam, Cek Jadwalnya

Karena selain berdampak pada terpuruknya ekonomi, juga tidak menjamin kelangsungan hidup masyarakat.

Sebagian besar pelaku usaha di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mulai membuka usahanya di waktu sore hingga malam.

Dengan demikian, PPKM itu membuat mereka tidak bisa berjualan karena pelaku usaha bakal berhadapan dengan aparat gabungan dari Polres Banggai, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.

“Saya buka sore. Efektif jualan nanti setelah salat Maghrib sampai larut malam. Kalau sampai jam 5 sore saja berarti saya tidak bisa jualan lagi,” kata Obi, seorang pelaku usaha kepada bupati.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved