Apakah Hashtag di Postingan Instagram Itu Berguna? Simak Cara Agar Hashtag Bekerja Maksimal

Hashtag menjadi satu hal yang harus diperhatikan dalam mengunggah konten di Instagram. Hashtag ini juga berguna untuk menambah traffic penjualan.

Kompas Techno
Tips menggunakan hashtag di Instagram agar bisa bekerja maksimal. 

Apakah Hashtag di Postingan Instagram Itu Berguna? Simak Cara Agar Hashtag Bekerja Maksimal

TRIBUNPALU.COM - Hashtag merupakan salah satu cara agar konten yang diunggah di Instagram mendapatkan reach yang banyak.

Apalagi bagi para konten kreator atau pembisnis online.

Penggunaan hashtag bisa meningkatkan traffic penjualan.

Agar hashtag yang Anda gunakan bekerja dengan maksimal, Anda harus berusaha membuat konten yang bisa masuk ke jajaran Top Post Hashtag.

Top Post Hashtag ini berisi konten-konten yang menduduki posisi tertinggi dalam penggunaan hashtag.

Jika terdapat konten yang menduduki Top Post Hashtag, maka konten tersebut berkesempatan untuk viral dan diincar banyak orang.

Salah satu keuntungannya ialah banyaknya views, like, comment dan save dari konten tersebut.

Agar hashtag Anda bekerja dengan maksimal, Anda bisa mencoba cara berikut ini.

1. Pilih Hashtag Kecil Sesuai Jumlah Pengikut

Dalam memilih hashtag, memang harus disesuaikan dengan jumlah pengikut di Instagram.

Level kemungkinan konten yang masuk di Top Post Hashtag yang memiliki jumlah post sedikit jauh lebih besar.

Hal ini jika dibandingkan dengan hashtag yang memiliki jutaan post yang sudah memakainya.

"Kemungkinan postmu ngetop di hashtag yang dikit jumlah postnya jauh lebih besar dibandingkan yang jutaan post," ungkap Konten Kraetor Victoria Wong di laman Instagramnya, @victoriawong68.

Apabila semakin besar pengguna hashtag tersebut, maka akan semakin cepat juga konten Anda tergeser dengan konten-konten sejenis yang menggunakan hashtag sama.

"Karena akalu semakin besar hashtagnya, maka semakin cepet top postnya kegeser sama post-post lain," bebernya.

Baca juga: Cara Menambah Followers Melalui Konten Instagram Reels

Kolase Foto : Perbandingan antara Instagram Reels dan TikTok dalam keunggulan serta kelebihannya untuk membuat konten media sosial.
Kolase Foto : Perbandingan antara Instagram Reels dan TikTok dalam keunggulan serta kelebihannya untuk membuat konten media sosial. (GSM Arena x Kompas)

2. Format Konten Sesuai Top Hashtag

Jika Anda menginginkan konten Anda berada di jajaran Top Post Hashtag, maka Anda perlu memperhatikan jenis konten apa yang berada di Top Post Hashtag.

"Perhatikan konten yang masuk ke bagian top, mayoritas formatnya seperti apa?" ujar Victoria Wong.

Ia menyontohkan, di #konteninstagram mayoritas menggunakan format video, sehingga Anda wajib menggunakan konten yang sama untuk bisa menduduki posisi teratas dalam hashtag tersebut.

"Jadi kita bisa bikin video buat perbesar peluang kita masuk di Top Post Hashtag," katanya.

3. Campur Hashtag Besar dan Kecil

Hashtag yang ada di Instagram memiliki jumlah pengguna yang berbeda-beda.

Sehingga selain menyesuaikan dengan jumlah pengikut, menyampurkan hashtag besar dan kecil bisa jadi solusi.

Anda bisa menyelipkan sebanyak 3 hingga 5 hashtag besar ke dalam postingan tersebut.

Hal ini dilakukan lantaran masih adanya kemungkinan untuk bsia tembus di bagian Top Post Hashtag yang besar.

"Sedikit kebalikan dari tips pertama, ngga ada salahnya menyelipkan 3 sampai 5 hashtag besar di konten kita.

Karena masih ada potensi untuk tembus ke bagian Top Post Hashtag yang sesungguhnya," sambung Victoria Wong dalam penjelasannya.

Apabila masuk ke dalam Top Post Hashtag besar, maka reach yang didapatkan juga akan jauh lebih besar daripada hashtag yang kecil.

Baca juga: Tips Menambah Followers di Instagram, Dengan Membuat Konten Viral hingga Konsistensi

KOLASE logo Instagram
KOLASE logo Instagram (Instagram)

4. Pancing Interaksi

Selain memilih hashtag yang sesui dengan jumlah pengikut, cara berikutnya ialah memancing audiens untuk saling berinteraksi.

Anda bisa menambahkan interaksi dengan memberikan elemen Call to Action (CTA) atau kalimat ajakan di dalam konten tersebut.

Ajakan ini bersifat meminta audiens untuk melakukan sesuatu setelah melihat konten Anda.

"Kamu bisa pancing interaksi dengan nambahin CTA atau kalimat ajakan di akhir kontenmu untuk melakukan sesuatu," sambungnya.

Untuk mengecek apakah hashtag yang Anda gunakan berjalan ekektif, Anda bisa menggunakan Metahashtag secara gratis.

Cara Memilih Hashtag yang Baik Sesuai Konten

Victoria Wong mengatakan, jumlah follower merupakan poin penting untuk menentukan hashtag yang akan dipilih.

"Pastikan jumlah hashtag yang kamu pakai sesuai dengan jumlah followersmu," ujarnya dalam keterangan Instagram @victoriawong68.

Ia mencontohkan, apabila memiliki 900 followers maka Anda wajib menghindari penggunaan hashtag yang jumlah postnya sekitar 100 ribu hingga 1 juta.

Kedua, ia mengimbau untuk memastikan isi dan format konten yang akan dipublikasi.

Hashtag yang digunakan harus sesuai dengan isi konten.

"Selain sesuai sama isi konten harus sesuai juga sama format konten," sambungnya.

Lebih lanjut ia mencontohkan, apabila menjual bpakaian anak-anak, maka hashtag yang digunakan harus sesuai dengan target market.

"Jangan hanya pakai #jualanbajuanak saja, tapi pakai hashtag seperti #anakdanibu yang sesuai target market," bebernya.

Kemudian yang terakhir ialah menyesuaikan target market.

"Jangan cuma pakai hashtag yang berkaitan sama brand kamu aja, tapi pakai hashtag yang diikuti target market kamu," pungkas wanita yang kerap di sapa Cici Konten itu.

Selain menggunakan hashtag yang sesui, konten yang viral ternyata bisa menambah followers dengan cepat di Instagram.

Pastinya harus diimbangi dengan persorma akun yang baik, seperti bio Instagram, interaksi dengan followers dan konsistensi dalam mengunggah konten.

(TribunPalu.com/Hakim)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved