Breaking News:

Efek Dalam Tubuh Jika Terlambat atau Tidak Disuntik Vaksin COVID-19 Dosis Kedua, Apa Risikonya?

Saat ini Indonesia menggunakan vaksin COVID-19 yang membutuhkan dua dosis untuk mendapat antibodi yang optimal.

Editor: Muh Ruliansyah
tribunpalu.com/fandi
Mahasiswi menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, Sabtu (24/7/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Saat ini Indonesia menggunakan vaksin COVID-19 yang membutuhkan dua dosis untuk mendapat antibodi yang optimal.

Namun karena adanya jarak dalam pemberian vaksin sering kali orang lupa mendapatkan vaksis dosis kedua setelah sebelumnya disuntuik dosis pertama.

Lantas apa efek dalam tubuh dan risiko jika lambat atau bahkan tidak mendapat dosis vaksin kedua?

Dilansir dari Kompas, vaksin yang digunakan di Indonesia Sampai Juli 2021, vaksin yang sudah masuk ke Indonesia ada empat, yaitu Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, dan Moderna.

Pada bulan Agustus mendatang, dijadwalkan vaksin Pfizer akan tersedia untuk digunakan di sini.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Selasa 3 Agustus 2021: Sulteng dan Gorontalo Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat

Penting untuk mengetahui masing-masing jarak pemberian vaksin dosis pertama ke dosis kedua.

Berikut adalah jarak pemberian vaksin:

Sinovac: 2 sampai 3 minggu
Sinopharm: 3 sampai 6 minggu
AstraZeneca: 8 sampai 12 minggu
Moderna: 3 sampai 6 minggu
Pfizer: 4 sampai 6 minggu
Jika terlambat vaksin kedua

Sebagian orang mungkin lupa hingga terlewat jadwal vaksin kedua.

Beberapa beranggapan bahwa ini bisa menyebabkan efektivitas vaksin menurun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved