Profil Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Ganda Putri Indonesia yang Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Profil Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang baru saja menyumbangkan medali emas perdana bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021

Editor: Imam Saputro
badmintonindonesia.org
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Sudirman Cup 2019 - 

TRIBUNPALU.COM - Profil Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang baru saja menyumbangkan medali emas perdana bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021.

Pasangan Greysia/Apriyani berhasil mengamankan medali emas setelah mengalahkan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan, tepatnya di final Olimpiade Tokyo 2021.

Berlangsung di Musashino Sports Plaza, Senin (2/7/2021), duet Greysia/Apriyani menang atas lawannya tersebut dengan skor 21-19 dan 21-15 di final sektor ganda putri.

Kemenangan tersebut membuat pasangan Greysia/Apriyani mempersembahkan medali emas perdana untuk Indonesia dalam partisipasinya di Olimpiade edisi kali ini.

Tak hanya itu, kemenangan tersebut juga membuat duet Greysia/Apriyani memecahkan rekor sebagai ganda putri pertama Indonesia yang mendulang medali emas dalam sejarah Olimpiade.

Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021.
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Pedro PARDO / AFP)

Lantas, siapakah sosok Greysia/Apriyani yang baru saja mengukir sejarah gemilang meraih emas perdana di Olimpiade Tokyo 2021.

Pertama, kita perlu mengenal terlebih dahulu sosok Greysia Polii yang memiliki usia lebih senior daripada Apriyani Rahayu.

Dikutip Tribunnews dari Tribun Wiki, pebulutangkis kelahiran Jakarta itu kini berusia 33 tahun.

Greysia Polii merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi.

Dalam olahraga bulutangkis, Greysia Polii mengungkapkan bahwa panutannya adalah Zhang Ning dan Susi Susanti.

Atlet bulu tangkis All England Indonesia, Greysia Polii (kanan) dan Marcus Gideon saat konferensi pers sesaat setelah mereka tiba kembali di Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (22/3/2021) malam. Tim All England Indonesia dipaksa mundur dari kejuaraan All England 2021 setelah 20 dari 24 anggota tim menerima surat elektronik atau e-mail dari National Health Service (NHS) Inggris terkait kebijakan pada masa pandemi Covid-19 yang berlaku di negara tersebut. Tribunnews/Jeprima
Atlet bulu tangkis All England Indonesia, Greysia Polii (kanan) dan Marcus Gideon saat konferensi pers sesaat setelah mereka tiba kembali di Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (22/3/2021) malam. Tim All England Indonesia dipaksa mundur dari kejuaraan All England 2021 setelah 20 dari 24 anggota tim menerima surat elektronik atau e-mail dari National Health Service (NHS) Inggris terkait kebijakan pada masa pandemi Covid-19 yang berlaku di negara tersebut. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Menurut Greysia, keduanya adalah wanita hebat yang telah membuat sejarah di dunia bulutangkis.

Greysia Polii awalnya masuk ke klub Jaya Raya Jakarta dan kemudian bergabung dengan Pelatnas pada 2003.

Dilatih oleh Richard Mainaky dan Aryono Miranat, Greysia Polii ditempatkan di kelas ganda campuran.

Greysia Polii pernah dipasangkan dengan Muhammad Rijal dan Tontowi Ahmad.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved