Breaking News:

KKB Papua

Kronologi Tewasnya Pemasok Logistik KKB Papua, Nekat Melawan hingga Akhirnya Ditembak Mati Aparat

Salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang berperan sebagai pemasok logistik ditembak mati aparat, Selasa (3/8/2021).

Editor: Muh Ruliansyah
Antara/Laksa Mahendra/ Soni Namura/Ardi Irawan
FOTO ILUSTRASI - Telah terjadi kontak senjata antara tim gabungan TNI-POLRI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Joparu ,Distrik Sugapa ,Kabupaten Intan Jaya-Papua pada Minggu, 26 Januari 2020. Dalam persitiwa ini seorang anggota KKB dilaporkan tewas. 

TRIBUNPALU.COM - Salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang berperan sebagai pemasok logistik ditembak mati aparat, Selasa (3/8/2021).

Diketahui anggota KKB Papua yang ditembak mati aparat adalah Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi (28).

Kopengga Enumbi tewas ditembak mati aparat yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi di Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Sosok Kopengga Enumbi bukanlah orang sembarangan.

Baca juga: Pedagang Bendera dan Umbul-umbul Kemerdekaan RI di Luwuk Sepi Pembeli

Ia memiliki peranan penting di KKB pimpinan Lekagak Telenggeng.

KKB pimpinan Lekagak Telenggen adalah salah satu kelompok paling aktif meneror masyarakat Papua.

"Selama ini, Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi berperan dalam memenuhi kebutuhan logistik bagi pergerakan KKB Yambi di bawah pimpinan Lekagak Telenggen," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, Selasa.

Baca juga: Resep Ayam Woku, Makanan Khas Manado yang Mudah Dibuat di Rumah, Catat Bahan dan Cara Buatnya

Baca juga: Tabung Oksigen Mulai Langka di Luwuk Banggai, Pemkab Minta Pasokan dari Sulawesi Utara

Selain itu, Kopengga Enumbi merupakan adik kandung dari Lerimayu Enumbi yang memiliki posisi penting di kelompok Lekagak Telenggen.

Pelaku juga sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua atas kasus perampasan senjata api.

"Kopengga Enumbi alias Yamu Enumbi merupakan DPO Polres Puncak Jaya LP/Berkas/02-K/I/2014/SPKT atas kasus pencurian dengan kekerasan perampasan delapan senjata Pospol Kulirik di Pospol Kulirik Kabupaten Puncak Jaya pada 4 Januari 2014 dan masuk DPO/82/XII/2018/Ditreskrimum Polda Papua sejak 5 Desember 201," kata Kamal.

Satgas Nemangkawi, sambung Kamal, berusaha menangkap Kopengga Enumbi hidup-hidup, namun ia memberikan perlawanan ketika hendak ditangkap.

"Saat dilakukannya penindakan, terdapat perlawan dari pelaku sehingga personel mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia di tempat," kata dia.

Kini, jenazah Kopengga Enumbi telah berada di RSUD Mulia, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. (*)

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved