Breaking News:

Trending Topic

DPR RI Sebut Pemecatan Jaksa Pinangki Terlambat: Wajib Evaluasi Perbaikan di Tubuh Kejaksaan

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan menilai pemecatan terhadap Pinangki terlambat. Pinangki baru resmi dipecat sebagai PNS 5 Agustus 2021.

Editor: Putri Safitri
Kolase TribunPalu.com
Akhirnya Jaksa Pinangki Dieksekusi ke Lapas Klas IIA Tangerang, Tak Akan Ada Sel Tahanan Khusus 

TRIBUNPALU.COM - DPR RI Sebut Pemecatan Jaksa Pinangki Terlambat

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan menyoroti soal pemecatan mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari

Menurutnya, pemecatan terhadap Pinangki terlambat.

Pasalnya, vonis terhadap Pinangki dijatuhkan pada 14 Juni 2021.

Sementara, Pinangki baru resmi dipecat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 5 Agustus 2021.

“Meskipun dia dinyatakan dipecat, menurut hemat saya jelas keputusan ini terlambat,” kata Hinca kepada wartawan, Minggu (8/8/2021).

Hinca memahami Kejaksaan memecat Pinangki menunggu status inkrah selama hampir dua bulan setelah vonis bersalah.

Namun, menurut Hinca, hal itu sangat lamban.

"Padahal jangka waktu untuk mengajukan kasasi hanya sebatas 14 hari, maka secara normatif, seyogyanya keputusan pemecatan dengan tidak hormat tersebut sudah bisa dikeluarkan bulan Juli 2021,” tutur legislator Partai Demokrat tersebut.

Anggota DPR RI Komisi III, Hinca Panjaitan mengatakan bahwa tuak bisa menjadi salah satu terapi bagi korban narkoba. Dia sudah meriset dengan mewawancarai 18 korban narkoba yang tidak lagi mengkonsumsi narkoba setelah beralih meminum tuak yang asli. (KOMPAS.COM/DEWANTORO)

Hinca mengatakan pemecatan Pinangki menimbulkan kesan tidak baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved