Senin, 4 Mei 2026

Info BMKG

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Rabu 11 Agustus, BMKG: Sulteng dan Maluku Waspada Hujan Disertai Petir

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (11/8/2021).

Tayang:
BMKG
Ilustrasi peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia. Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (11/8/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (11/8/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.

Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Baca juga: Prakiraan Cuaca Indonesia Rabu 11 Agustus 2021, BMKG: Medan Hujan sejak Siang, Tanjungpinang Berawan

Sirkulasi  siklonik terpantau di Samudera pasifik Timur Filipina dan di Samudera Hindia barat Sumatera yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Samudera pasifik Utara Papua Barat dan di perairan Barat Sumatera Barat.

Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari perairan Barat Aceh hingga Sumatera Utara, di Semenanjung Malaysia, di Sumatera Barat bagian Utara, dari Lampung hingga Sumatera Barat, di Jawa Timur, di NTT, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Barat bagian Utara, di Kalimantan Tengah bagian Utara, di utara Kalimantan Utara, dari Laut Maluku hingga Sulawesi Tengah, di Papua Barat bagian Utara dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Bengkulu

Jambi

Sumatera Selatan

Lampung

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Utara

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tenggara

Maluku

Papua

Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:

Bali

Kalimantan Selatan

Sulawesi Selatan

Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

Banten

Jawa Barat

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Potensi Tinggi Gelombang

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)

Laut Natuna

Selat Karimata

Perairan Bangka Belitung

Laut Jawa

Perairan Utara Bali dan Nusa Tenggara

Selat Makassar bagian Selatan

Laut Sawu

Perairan pulau Sawu dan pulau Rote

Laut Timor

Laut Sulawesi bagian Timur

Laut Buru

Laut Banda

Perairan Kep. Tanimbar

Perairan Selatan Kep. Aru

Laut Aru

Laut Arafura bagian Barat dan Tengah.

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)

Laut Cina Selatan

Laut Andaman

Perairan Barat Aceh

Perairan Barat Simeuleu

perairan Barat Nias dan Sibolga

Perairan Barat Kep. Mentawai

Perairan Barat Bengkulu dan Enggano

Perairan Selatan Bali

Perairan Selatan Lombok

Perairan Selatan Sumbawa

Perairan pulau Sumba

Laut Arafura bagian Timur.

Area Perairan dengan Gelombang Sangat Tinggi (4.0 - 6.0 m)

Perairan Barat Lampung

Selat Sunda bagian Selatan

Perairan Selatan pulau Jawa

Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Selatan Bali

(TribunPalu.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved