Breaking News:

PPKM Sulteng

Rusdi Mastura Minta Kades Gunakan 8 Persen Dana Desa untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah berupaya membuat kekuatan penanganan dari desa, sehingga penyebaran Covid-19 dapat diputus.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Rusdi Mastura di kantornya, Jl Sam Ratulangi, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (12/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura setiap pagi menelepon bupati untuk mengetahui kondisi setiap daerah.

Hal itu dilakukannya untuk mengambil tindakan cepat dalam penanganan Covid-19.

"Setiap pagi saya telepon bupati terkait instruksi Kemendagri nomor 30 tahun 2021 apakah sudah terlaksana atau belum," kata Rusdi Mastura kepada wartawan di kantornya, Jl Sam Ratulangi, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (12/8/2021).

Pria yang akrab dengan sapaan Cudi itu menambahkan, pemerintah berupaya membuat kekuatan Penanganan Covid-19 dari desa, sehingga penyebaran Covid-19 dapat diputus.

"Bagaimana memperkuat di desa sehingga sehingga basis di desa itu kuat dan tidak masuk ke kota semua, cuman yang berat-berat masuk ke kota," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Sulteng Siagakan Alat Berat dan Speedboat di Banggai untuk Penanggulangan Bencana

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jumat 13 Agustus, BMKG: Sulteng Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Suami Vera Rompas itu memerintahkan kepada seluruh kepala desa agar menggunakan 8 persen anggaran dana desa untuk menangani Covid-19.

"ADD itu bisa dipotong 8 persen untuk warganya yang isoman," kata Cudi.

Rusdi Mastura mengklaim beberapa kabupaten telah mengalami penurunan kasus Covid-19.

"Berdoalah semoga kondisi ini terus membaik," tuturnya.

Cudi juga meminta setiap pemerintah kabupaten menyiapkan tempat isolasi terpusat.

Agar setiap pasien terkonfirmasi Covid-19 tidak semua dibawa ke Kota Palu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved