Breaking News:

Liga 1 Indonesia

Singgung Soal Piala Dunia U-20, Menpora Sebut 2 Alasan Penting Liga 1 Wajib Bergulir

Menpora meyakini, PSSI dan PT LIB bisa menggelar kompetisi Liga 1 di tengah pandemi Covid-19 dengan aman.

Penulis: Muh Ruliansyah | Editor: mahyuddin
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Menpora Zainudin Amali 

TRIBUNPALU.COM - Setelah hampir satu tahun setengah tak bergulir, kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia akhirnya dipastikan berputar pada 27 Agustus mendatang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membeberkan dua alasan kompetisi harus segera bergulir.

Salah satunya terkait persiapan Timnas Indonesia yang bakal tampil di Piala Dunia U-20 di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

“Kita kan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang sebelumnya harusnya tahun 2020 tapi diundur ke 2021. Untuk itu kita harus ada tim yang minimal babak awal bisa lanjut. Oleh karena itu kita butuh pembentukan timnas, sedangkan timnas ini dihasilkan dari kompetisi yang ada,” kata Amali dalam diskusi yang diadakan FMB9, dikutip TribunPalu.com, Kamis (12/8/2021).

Alasannya lainnya dikatakan Menpora Amali yakni hadirnya pertandingan Liga 1 bisa jadi hiburan bagi masyarakat Indonesia yang saat ini lebih banyak di rumah saja.

“Kedua, bahwa sepak bola ini menurut survei dari luar Negri ternyata diminati lebih dari 70 persen rakyat Indonesia apalagi di tengah pandemi seperti ini harus ada hiburan, nah kita dorong harus ada kompetisi,” ujarnya.

Menpora meyakini, PSSI dan PT LIB bisa menggelar kompetisi Liga 1 di tengah pandemi Covid-19 dengan aman.

Pasalnya, pada turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan sangat ketat sehingga turnamen yang berjalan selama satu bulan tak menimbulkan kalster di dalamnya.

“Nah, kita akan siapkan ini tapi dengan prokes yang ketat, semua harus sudah divaksin. Waktu piala Menpora pemain sudah divaksin dan semua setiap yang masuk ke Stadion harus diperiksa. Saya saja itu di-swab berkali-kali, dicolok setiap masuk Stadion. Saya, Pak Menko, Kapolri juga harus dites. Jadi panitia tidak pandang bulu saat menerapkan prokes,” katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved