Lawan Covid

Gandeng TNI-Polri, Rusdi Mastura Instruksikan Pembatasan Mobilitas Masyarakat

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura kembali menginstruksikan kepada kepala daerah di Sulteng untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura kembali menginstruksikan kepada kepala daerah di Sulteng untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura mengatakan, berdasarkan ketentuan PPKM level 3 dan 4 di Sulawesi Tengah oleh Mendagri, sejumlah upaya kembali dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden RI bahwa peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 akibat tingginya mobilitas masyarakat dan kurangnya disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Saya minta kerjasama TNI, Polri dan Satgas Covid-19 untuk mengendalikan mobilitas masyarakat," ungkap Gubernur Sulteng Rusdi Mastura, Jumat (13/8/2021).

Pria sapaan Cudi itu menuturkan, selama PPKM level 3 dan 4 diterapkan di Sulteng maka tidak akan memberikan izin keramaian kepada masyarakat baik pelaksanaan pesta dan resepsi pernikahan.

Baca juga: Wali Kota Palu Paparkan Visi Misinya ke Kemendagri

Baca juga: 4 Gangguan Kesehatan yang Diakibatkan oleh Menstruasi yang Tidak Normal

"Jadi untuk pelaksanaan akad nikah dan pemberkatan nikah dapat dilakukan tapi hanya dihadiri keluarga terdekat," tutur Cudi.

Mantan Wali Kota Palu dua periode itu memaparkan, jika ada keramaian di lingkungan masyarakat akan langsung diberikan himbauan oleh Satgas Covid-19 dan pemerintah provinsi serta kabupaten kota.

"Kalau ada keramaian pada lingkungan masyarakat, agar dapat segera diberikan himbauan secara humanis terkait dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Selain itu Cudi juga berpesan, agar proses vaksinasi kepada masyarakat.

"Masyarakat wajib divaksinasi sesuai target pemerintah agar masyarakat memiliki imunitas dari penyebaran Covid-19 dengan ketentuan seluruh vaksin yang didistribusikan segera dihabiskan, serta distribusi vaksin akan terus dilakukan sesuai jumlah vaksin yang dikirim dari pemerintah pusat," pungkasnya.

Dari data Pusdatina Covid-19 Sulteng per tanggal 12 Agustus 2021, 11 Kabupaten dan 1 Kota masih zona merah.

Status zona merah penyebaran Covid-19 di Sulteng antara lain Kota Palu, Kabupaten Sigi, Poso, Morut, Morowali, Banggai, Bangkep, Balut, Touna, Buol, Tolitoli dan Parimo.

Sementara itu 1 Kabupaten lainnya yaitu Donggala berstatus zona orange.

Untuk penerapan PPKM level 4 di Sulteng ada tiga daerah seperti Kota Palu, kabupaten Banggai dan Poso. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved