Kamis, 16 April 2026

Palu Hari Ini

Nihil Kasus Covid-19 di Lolu Utara Palu, Lurah Minta Warganya Perketat Prokes

Lurah Lolu Utara Christian tetap meminta agar warganya tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19

Editor: mahyuddin
handover
Sosialisasi protokol kesehatan covid-19 oleh Satgas K5 Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (12/8/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kelurahan Lolu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mencatat nol penambahan kasus Covid-19 per tanggal 12 Agustus, 

Kendati demikian, Lurah Lolu Utara Christian tetap meminta agar warganya tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan (5M).

"Alhamdulillah, baik dari laporan warga, tracer puskesmas, sampai ke relawan nagasi tidak ada yang terkonfirmasi untuk Kelurahan Lolu Utara," kata Christian kepada TribunPalu.com, Jumat (12/8/2021).

Selaras dengan itu, angka kesembuhan di Kelurahan Lolu Utara juga terus bertambah.

"Sekitar 12 orang hari ini sembuh," ujarnya.

Pemerintah Kelurahan Lolu Utara saat ini masih mengontrol 34 warganya menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

Baca juga: Nasib Nissa Sabyan Usai Disebut Pelakor, Penampilan Berubah Drastis, Iis Dahlia: Kunaon Neng?

Baca juga: Ingat Hana Hanifah? Korban Mucikari Hingga Digerebek Bareng Polisi, Blak-blakan pada Hotman Paris

Christian juga terus memenatau lingkung kerjanya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Ada tiga sumber data kami pakai untuk menekan laju penyebaran, dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti oleh tim tracer kelurahan, Wag relawan nagasi, kemudian data tim tracer Puskesmas Birobuli," jelas Christian.

Christian mengimbau kepada warganya agar tidak segan untuk mengubungi pihak kelurahan ketika mengalami gejala Covid-19.

Baik melalui telepon atau gabung ke grub Whatsapp Relawan Palu Timur.

"Biasanya kalau sudah terjadi sesak nafas, dengan saturasi oxigennya di bawah 85 % akan langsung ditangani oleh pihak puskesmas maupun relawan nagasi. Karena disitu lengkap dari dokter, perawat, bidan sampai psikolog ada, dan bantuan obat2an sampai konseling tersedia, dan yang paling utama itu semua gratis," papar Christian.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved