Info BMKG
Peringatan Dini Selasa 17 Agustus 2021, BMKG: 22 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (17/8/2021).
TRIBUNPALU.COM - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (17/8/2021).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.
Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Indonesia Besok Selasa 17 Agustus, BMKG: Pontianak Hujan Seharian, Yogya Berawan
Sirkulasi siklonik terpantu di Samudra Hindia barat Sumatera yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Samudra Hindia barat Sumatera Utara -Sumatera Barat dan dari Semenanjung Malaysia hingga Samudra Hindia barat Bengkulu.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Selat Karimata, dari Selat Makassar hingga Kalimantan Barat, dari perairan timur Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, di Papua Barat bagian utara, dan di Papua.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kep. Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Lampung
Banten
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jawa Timur
Nusa Tenggara Barat
Sulawesi Utara
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
Nusa Tenggara Timur
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Perairan Sibolga
Perairan Padang
Selat Karimata
Perairan Belitung
Selat Gelasa
Perairan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
Laut Jawa
Perairan Utara Jawa Barat hingga Jawa Timur
Perairan Kep.Kagean
Perairan Kep.Sabalana
Laut Sawu
Perairan P.Sabu dan P.Rote
Perairan Kupang
Laut Flores
Selat Makasar bagian Selatan
Perairan Kep.Selayar
Teluk Bone bagian Selatan
Perairan Baubau dan Kep.Wakatobi
Teluk Tolo
Perairan Kendari
Perairan Baubau dan Kep.Wakatobi
Perairan Selatan Kep.Sula
Perairan Selatan P.Buru dan P.Seram
Laut Banda
Perairan Fakfak – Kaimana
Perairan Kep.Sermata - Leti
Perairan Kep.Babar – Tanimbar
Perairan Kep.Kai - Aru
Laut Aru
Perairan Yos Sudarso
Laut Arafura
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Perairan Sabang - Banda Aceh
Perairan P.Simeulue - Meulaboh
Perairan Barat Kep.Nias dan Barat Kep.Mentawai
Perairan Bengkulu dan P.Enggano
Perairan Barat Lampung
Samudera Hindia Barat Sumatera
Selat Sunda bagian Selatan
Perairan Selatan P.Jawa hingga Selatan NTB
Samudera Hindia Selatan P.Jawa hingga Selatan NTB
(TribunPalu.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat-akibat-cuaca-ekstrem.jpg)