Minggu, 3 Mei 2026

Viral

Ingat Joni Bocah yang Viral karena Panjat Tiang Bendera saat HUT RI? Begini Kabarnya Sekarang

Masih ingat siswa SMP bernama Joni yang pernah viral karena memanjat tiang bendera saat upacara HUT RI? begini kabarnya sekarang.

Tayang:
Handover
Joni Gama, bocah yang pernah viral tahun 2018 silam karena memanjat tiang bendera saat upacara peringatan HUT RI. 

TRIBUNPALU.COM - Masih ingat siswa SMP bernama Joni yang pernah viral karena memanjat tiang bendera saat upacara HUT RI? begini kabarnya sekarang.

Joni merupakan siswa SMP di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namanya pernah viral pada tahun 2018 silam.

Saat itu dalam upacara peringatan HUT RI, tali yang akan digunakan untuk mengikat bendera Merah Putih terlepas dan tersangkut di ujung tiang.

Joni Gama yang saat itu masih menjadi pelajar kelas 1 SMP Negeri Silawan pun langsung maju ke depan untuk memanjat tiang bendera itu.

Aksi Joni Gama ini sempat membuat deg-degan para pengikut upacara karena saat di tengah, tiba-tiba tiang bergerak.

Namun akhirnya, dengan keberaniannya, Joni berhasil memanjat ke pucuk tiang dan menarik tali yang tersangkut.

Saat upacara itu, Wakil Bupati Belu JT Ose Luan meminta Joni untuk naik ke atas podium.

"Saya bangga dengan perjuangan dia (Joni) memanjat tiang bendera. Saya katakan ke dia bahwa perjuangan para pahlawan dulu untuk memperjuangan negara ini begitu besar," tutur Ose dikutip dari kompas.com, Sabtu (14/8/2021).

Tiga tahun berlalu, Joni Si Pemanjat Tiang Bendera ternyata masih memiliki tekad bulat menjadi tentara.

Hal ini terlihat saat pemilik nama lengkap Yohanes Gama Marchal Lau dikunjungi Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh di kediaman Joni di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (13/8/2021).

Saat itu Kapolres Belu menyerahkan bingkisan kemerdekaan Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif kepada Joni.

AKBP Khairul Saleh menyebutkan, pemberian bingkisan kemerdekaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kapolda NTT kepada Joni.

Saleh mengatakan, berkat keberanian Joni, Bendera Merah Putih dapat berkibar gagah di perbatasan Indonesia-Timor Leste pada 17 Agustus 2018.

"Berkat aksi heroiknya tersebut, sehingga dalam rangka HUT ke-76 RI ini, Bapak Kapolda NTT melalui kami, memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi Beliau untuk adik kita, Joni," kata Saleh kepada sejumlah wartawan, Sabtu (14/8/2021).

Selain itu, menurut Saleh, kedatangannya bersama anggota yang lain untuk memastikan bahwa Joni tetap semangat dalam menuntut ilmu untuk meraih cita-cita sebagai prajurit TNI.

"Kita juga menyampaikan pesan dari Bapak Kapolda kepada adik Joni untuk tetap jaga kesehatan dan semangat dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita," ujar Saleh.

Usai menerima bingkisan, Joni menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTT atas bingkisan tersebut.

"Terima kasih kepada Pak Kapolda NTT atas bingkisan kemerdekaannya. Terima kasih juga buat Pak Kapolres atas kunjungan ini," ujar Joni.

Kepada Kapolres, Joni berjanji untuk belajar dengan tekun untuk meraih cita-cita.

"Joni janji akan terus semangat, bantu Mama di rumah. Rajin belajar supaya tamat nanti bisa ikut tes dan menjadi tentara seperti cita-cita saya dan harapan dari Almarhum Bapak saya," kata Joni.

Viral hingga Banyak Hadiah

Aksi patriotik Joni Gama menjadi perbincangan luas tahun 2018.

Joni sempat diundang menyaksikan acara pembukaan Asian Games 2018 dan bertemu dengan Presiden Jokowi.

Joni Gama juga banjir hadiah.

Salah satunya dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang saat itu memberikan uang puluhan juta serta mengajak Joni jalan-jalan dengan Lamborghini.

Lewat akun Instagramnya saat itu Hotman Paris memberikan hadiah uang Rp 25 juta, lalu sang adik seorang notaris kepailitan bernama Duma juga memberikan Rp 25 juta, sehingga totalnya Rp 50 juta.

Seperti diketahui, nama Joni viral setelah videonya, saat memanjat tiang bendera, viral di media sosial.

Joni membuat banyak netizen terharu, karena dengan berani memanjat tiang setinggi belasan meter, demi memperbaiki tali tiang bendera yang putus.

Dalam video yang dibagikan Ika Silalahi di grup Facebook Pos Lintas Batas Indonesia Timor Leste, Jumat (17/8/2018), nampak seorang anak kecil menyelamatkan prosesi upacara bendera.

“Jangan pernah anggap dirimu kecil dan tidak berguna. Anak kecil dari Atambua ini memanjat tiang bendera untuk mengambil bagian tali yang terlepas saat bendera dibentangkan.

Apapun yang terjadi Merah Putih harus tetap berkibar!!

Dirgahayu negeriku,” tulisnya.

Informasi yang dikumpulkan Tribun Medan (grup Surya.co.id), upacara di batas negara sempat kacau karena tali bendera putus sebelum sampai di puncak tiang.

"Camat sudah kalang kabut dengan tentara dan polisi. Akhirnya ini anak kecil langsung lari keluar dari barisan menuju tiang bendera dan panjat dan turunkan tali. Akhirnya kami bisa kibarkan bendera," tulisnya.

Anak kecil yang mengenakan seragam SMP ini langsung memanjat tiang bendera saat Paskibra kesulitan mengerek bendera.

Rupaya ada kemacetan di bagian paling atas tiang.

Selanjutnya, pemandangan mendebarkan pun disaksikan oleh ratusan peserta upacara.

Remaja yang belum diketahui namanya ini pun perlahan-lahan memanjat tiang tinggi itu.

Sebelum mencapai puncak, ia sempat dua kali berhenti seperti hendak menguatkan dirinya.

Namun, secara keseluruhan, ia hanya membutuhkan waktu tidak sampai satu menit untuk mencapai puncak tiang dan membereskan masalah.

Saat hendak turun, peserta upacara pun bersorak dan bertepuk tangan.

Para aparat telah menunggu di bawah untuk membantu anak kecil itu.

Sebagai penghormatan, ia pun diundang oleh pejabat setempat untuk maju ke panggung dan berdiri selama pejabat itu berpidato. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Masih Ingat Joni? Dulu Panjat Tiang Bendera saat HUT RI hingga Dapat Hadiah, Kini Sudah Beda

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved