Selasa, 21 April 2026

Kenali Ciri-ciri Kucing akan Melahirkan dan Cara Menanganinya di Rumah

Kucing yang akan melahirkan memiliki beberapa tanda, untuk itu kenali tanda tersebut dan cobalah untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan melahirkan.

upi.com
Sebagai pemilik, hendaknya Anda juga turut membantu setiap proses yang dilewati kucing Anda, termasuk saat melahirkan. 

TRIBUNPALU.COM – Jika Anda pecinta kucing, tentu dalam memelihara kucing, Anda memiliki komitmen untuk mengurus dan memperlakukannya dengan baik.

Mulai dari memberi makan secara cukup, menyediakan tempat tinggal yang layak, hingga memperhatikan kondisi kesehatan kucing tersebut.

Jika Anda memiliki kucing betina, Anda akan menghadapi masa di mana kucing tersebut hamil hingga melahirkan.

Tentunya, saat kucing Anda hamil hingga melahirkan, Anda harus benar-benar memperhatikan kucing tersebut dan menjaga kesehatannya.

Pada saat melahirkan, umumnya kucing dapat mengatasi sendiri proses lahiran tersebut, karena hal ini merupakan sifat alami kucing.

Namun, tidak ada salahnya jika Anda juga turut membantu kucing Anda yang akan melahirkan di rumah sebagai bentuk rasa cinta Anda kepada hewan peliharaan Anda.

Jika sudah waktunya tiba untuk melahirkan, kucing akan mengalami beberapa tanda yang umumnya sangat mudah dikenali.

Melansir dari laman youtube Dokter Hewan, berikut tanda-tanda jika kucing akan melahirkan:

  • Kucing sudah hamil selama 58 sampai 64 hari
  • Kucing menjadi stres
  • Napsu makan menurun
  • Mencari tempat bersembunyi

Jika kucing sudah menunjukkan berbagai gejala tersebut, sudah dipastikan jika kucing Anda yang sedang hamil akan segera melahirkan.

Baca juga: Perhatikan 8 Tanda Berikut yang Menunjukkan jika Kucing Anda Sedang Sakit

Untuk itu, Anda perlu melakukkan beberapa persiapan untuk menolong kucing Anda yang akan melahirkan.

Berikut beberapa persiapan yang harus segera Anda persiapkan:

1. Sediakan tempat melahirkan

Anda bisa menyediakan tempat atau keranjang khusus untuk kucing Anda melahirkan.

Sebaiknya letakkan keranjang khusus tersebut di area yang biasa kucing Anda singgahi saat sedang masa kontraksi.

Usahakan Anda menyediakan tempat yang nyaman seperti menyediakan bantalan atau alas yang lebih empuk.

jika kucing Anda sudah mulai menempati keranjang tersebut dan lebih sering mengeong serta menggaruk-garuk alas, maka tidak lama lagi kucing Anda akan melahirkan.

Selalu pantau kucing tersebut selama kurang lebih satu hari.

2. Siapkan benang

Benang berfungsi untuk menjahit plasenta yang meghubungkan dari induk kucing ke setiap anak kucing.

Secara alami, kucing yang sudah melahirkan anaknya akan menggigit plasenta di setiap anaknya tersebut.

Namun, beberapa kucing juga tidak mau menggigit plasenta anaknya, jadi Anda harus membantu dalam proses ini.

Sebaiknya Anda gunakan benang khusus untuk operasi, namun jika tidak ada, Anda bisa menggantinya dengan benang jahit atau benang wol yang sudah di strerilkan terlebih dahulu.

3. Sediakan lampu

Terdapat banyak kriteria induk kucing, ada yang cenderung sangat menyayangi anaknya, namun tak sedikit juga induk yang tidak menyayangi anaknya yang baru lahir.

Anak kucing yang baru lahir masih sangat membutuhkan kehangatan karena masih menyesuaikan suhu udara yang baru serta pertumbuhan bulunya yang belum sempurna.

Untuk itu, Anda perlu menyediakan lampu tambahan di keranjang kucing baru agar anak-anak kucing tersebut lebih hangat.

Usahakan jarak lampu tersebut tidak terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat yakni 30cm.

4.Memberikan susu tambahan

Seperti poin di atas, jika induk tidak sayang dengan anaknya, mungkin ia tidak ingin menyusui anak-anaknya.

Padahal kucing yang baru lahir sangat membutuhkan susu dari induknya untuk sumber energi.

ILUSTRASI Kucing menyusui
ILUSTRASI Kucing menyusui (upi.com)

Jika induk kucing Anda tidak mau memberikan susu kepada anaknya, Anda perlu memberikan susu formula untuk anak kucing tersebut.

Gunakan susu formula khusus untuk kucing agar dapat dengan mudah dicerna oleh anak kucing tersebut.

Menggunakan susu formula khusus kucing juga meminimalsir terjadinya diare pada anak kucing, karena sistem pencernaanya yang masih sangat rawan.

Berikan susu formula khusus kucing tersebut setiap dua jam dalam keadaan susu hangat.

Sebelum memberikan susu formula terhadap kucing yang baru lahir, sebaiknya Anda juga membantu anak kucing tersebut buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).

Caranya Anda hanya perlu mengangkat anak kucing tersebut, lalu totolkan kapas di area kemaluan dan juga anusnya.

Dengan cara ini otomatis kucing akan terangsang untuk buang air kecil dan buang air besar sendiri.

Proses ini dilakukkan karena perncernaan kucing yang masih belum stabil.

5. Hubungi dokter jika induk kucing tidak bisa melahirkan sendiri

Dalam beberapa kasus, saat kucing sedang kontraksi justru kucing akan kehilangan sebagian tenaganya yang membuat induk kucing tersebut menjadi lemas.

Jika induk kucing sudah lemas dan tidak dapat melahirkan sendiri, segeralah bawa ke dokter hewan.

Karena jika tidak segera ditangani,  maka nyawa induk dan anak kucing tersebut tidak dapat diselamatkan.

Lakukkan beberapa langkah di atas jika Anda memiliki induk kucing yang akan melahirkan.

Sebagai pemilik, sebaiknya Anda juga turut merawat dan membesarkan anak-anak kucing tersebut dengan baik.

Selalu pantau setiap kondisi kucing-kucing Anda, dan pastikan semuanya agar selalu sehat.

(TribunPalu.com/Linda)

 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved