Breaking News:

Tips Kesehatan

Micin Bisa Bikin Bodoh dan Buruk bagi Kesehatan, Benarkah Demikian? Berikut Fakta Sebenarnya

Micin atau Monosodium glutamat (MSG) merupakan penyedap rasa yang banyak digunakan di Indonesia. Bernarkah micin bisa bikin bodoh?

Istimewa via Tribunwow
Penyedap rasa masakan atau MSG. Meski banyak digunakan, micin pernah memiliki reputasi buruk sebagai penyedap makanan, micin dianggap dapat berpengaruh kepada otak dan buruk bagi kesehatan. 

Dia juga menulis bahwa kemungkinan penyebabnya adalah MSG yang ditambahkan ke piring.

Daftar gejala yang diduga terkait dengan MSG tumbuh dalam dekade berikutnya termasuk sakit kepala, berkeringat, mual dan nyeri dada.

Padahal di tahun-tahun itu MSG sedang populer di AS. 

Karena MSG sangat efisien sebagai penyedap rasa, pada tahun 1969, AS memproduksi 58 juta pon MSG per tahun dan memasukkannya ke dalam makan malam TV, sereal, bumbu, dan banyak lagi.

Reputasi buruk MSG tidak berhenti sampai di situ, ada isu juga tentang bagaimana pemilik restoran China menggunakan aditif di bahan makanannya.

Di New York, otoritas kesehatan meminta produsen makanan China untuk membatasi kadar MSG dengan sangat rendah. 

Sedangkan produsen makanan lain tidak mendapat instruksi yang sama.

Meski nama sindrom tersebut terkesan menyudutkan satu pihak dan banyak dikritik ahli kesehatan, penelitian yang menggunakan nama tersebut masih tetap berlanjut.

"Saran tersebut akhirnya diabaikan dan sebagian besar penelitian terus berlanjut. Merujuk pada reaksi terkait MSG sebagai sindrom restoran China hingga tahun 1980-an," tulis Ian Mosby, seorang sejarawan makanan di Universitas York, dalam makalah Sejarah Kedokteran Sosial.

Melansir The Guardian, hal tersebut diperparah dengan temuan Dr John Olney di Universitas Washington.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved