Breaking News:

Tips Kesehatan

Micin Bisa Bikin Bodoh dan Buruk bagi Kesehatan, Benarkah Demikian? Berikut Fakta Sebenarnya

Micin atau Monosodium glutamat (MSG) merupakan penyedap rasa yang banyak digunakan di Indonesia. Bernarkah micin bisa bikin bodoh?

Istimewa via Tribunwow
Penyedap rasa masakan atau MSG. Meski banyak digunakan, micin pernah memiliki reputasi buruk sebagai penyedap makanan, micin dianggap dapat berpengaruh kepada otak dan buruk bagi kesehatan. 

Pada tahun 1969, John Olnet menyuntikkan dan memberi makan tikus yang baru lahir dengan mincin dalam dosis besar hingga empat gram/kg berat badan.

Dia melaporkan bahwa mereka menderita lesi otak dan mengklaim bahwa MSG yang ditemukan hanya dalam satu mangkuk sup kalengan akan melakukan hal yang sama pada otak anak berusia dua tahun.

Maka sejak tahun 1968 industri makanan olahan mengalami sakit kepala sendiri akibat MSG.

Ratusan produk olahan harus ditarik jika penambah rasa berbasis asam amino tidak dapat digunakan, karena mereka akan menjadi, sederhana, hambar.

Pada 1980-an sepertiga dari semua orang Amerika percaya micin secara aktif berbahaya.

Remaja pembeli keripik mengira MSG membuat mereka bodoh dan jerawatan.

Para ibu membaca bahwa MSG dapat melubangi otak anak-anak mereka.

Sebenarnya penelitian lain yang membantah hal tersebut juga sudah banyak dilakukan. 

Tetapi setiap kali penelitian dirilis tidak akan menjadi sepopuler penelitian yang mengungkap efek samping MSG.

Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) telah tiga kali, pada tahun 1958, 1991 dan 1998, meninjau bukti, menguji bahan kimia dan menyatakan bahwa micin 'benar-benar diakui sebagai bahan yang aman.'

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved