Breaking News:

Komunitas Kota Palu

ACT Palu Bagikan Paket Pangan untuk Petugas Penggali Makam Covid-19 di Poboya

Operasi pangan itu ditujukan kepada keluarga prasejahtera dan terdampak Pandemi Covid-19.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
handover
Relawan ACT Palu sedang memberikan bantuan pangan kepada petugas penggali makam di TPU Poboya, Selasa (24/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Palu terus menggalang bantuan dan membagikannya kepada penerima.

Kali ini, ACT membagikan paket makanan melalui program Operasi Pangan Gratis.

Operasi pangan itu ditujukan kepada keluarga prasejahtera dan terdampak Pandemi Covid-19.

Kepala ACT Palu Nana Achdar menyebutkan, kegiatannya itu menyasar petugas pemakaman Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya.

Selain itu, juga menyasar pedagang keliling dengan kondisi ekonomi masih kekurangan.

“Karena kan ini bulan kemerdekaan, jadi inilah bentuk kemerdekaan dari kita untuk saling membantu satu sama lainnya, agar memang kemerdekaan ini benar-benar terwujud bagi semua kalangan disemua level ya,” kata Nana Achdar melalui rilis tertulisnya, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Tenaga Kesehatan, Pegadaian Bagikan Logam Mulia 0,5 Gram

Nana menyebutkan, Operasi Pangan Gratis itu membagikan beras terbaik pilihan yang diproduksi ACT dan paket pangan serta handsanitizer.

Selain petugas pemakaman Covid-19, kegiatan itu juga menyasar tenaga kesehatan, maupun tukang parkir, penarik becak, serta warga Isolasi Mandiri.

"Kami memilih petugas pemakaman Covid-19 karena memang mereka bagian penting dalam penanganan Covid-19 di Kota Palu, juga sama dengan daerah lainnya, karena resiko pekerjaannya yang memang bersentuhan langsung dengan ancaman virus ini,”  jelas Nana.

Petugas pemakaman Covid-19 Mahmud (50) tahun berterima kasih kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) atas bantuannya itu.

Baca juga: Liga 1 Mulai Lagi Akhir Pekan ini di Jakarta, PT LIB Matangkan Koordinasi dengan Polda Metro Jaya

Ia mengatakan, saat ini petugas pemakaman Covid-19 di TPU Poboya terdiri dari sembilan orang.

“Dan itu, terdiri dari dua kelompok, lima orang sebagai tim penggali, sedang 4 orang bertugas untuk menguruk jika pemakaman berlangsung,” kata Koordinator Petugas Pemakaman Covid-19 itu.

Mahmud dan timnya telah menngali 230 lubang liang lahat selama bertugas.

Ia berharap jumlah tersebut akan menyadarkan banyak orang akan pentingnya menjaga protokol kesehatan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved