Breaking News:

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Diperlukan untuk Penyerapan Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah sangat berkomitmen dalam menangani Covid-19 dari sisi kesehatan yang seimbang dengan pelaksanaan berbagai program PEN.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Menko Airlangga dalam acara Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) APINDO ke-31, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah sangat berkomitmen dalam menangani Covid-19 dari sisi kesehatan yang seimbang dengan pelaksanaan berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Hal ini berpengaruh terhadap permintaan domestik yang tercermin dari Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 5,93 persen (yoy).

Juga direspon peningkatan kapasitas produksi yang tercermin dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 7,54 persen (yoy).

Perbaikan permintaan global juga menjadi stimulus tambahan sehingga ekspor dan impor dapat tumbuh tinggi masing-masing sebesar 31,78 persen dan 31,22 persen (yoy).

Momentum pemulihannya terlihat di Triwulan II-2021, sejalan dengan pemulihan ekonomi global, di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 7,07 persen (yoy).

Persentase tersebut merupakan yang tertinggi sejak krisis sub-prime mortgage dan lebih tinggi daripada beberapa negara peers yang telah merilis angka pertumbuhannya, seperti Vietnam (6,6 persen) dan Korea Selatan (5,9 persen).

Baca juga: Polres Sigi Patroli di Pasar dan Pemukiman Warga, Pastikan Tak Ada Pelanggaran Prokes Covid-19

Baca juga: Kenali 3 Kebiasaan Buruk saat Menggunakan Media Sosial, Bisa Berujung pada Insecure

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, momentum perbaikan ini sangat bergantung pada usaha menangani Covid-19.

Sinergi yang baik antara kebijakan ekonomi dan kesehatan dengan didukung oleh seluruh stakeholders akan memastikan pemulihan ekonomi segera kembali menguat pasca merebaknya varian Delta.

"Selain itu, reformasi struktural akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan dalam jangka panjang,” ungkap Menko Airlangga dalam acara Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) APINDO ke-31, Rabu (25/8/2021).

Dalam rangka menjaga tren pemulihan ekonomi di Triwulan III-2021, Program PEN akan terus ditingkatkan dan tetap menjadi instrumen utama penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved