Info BMKG
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Kamis 26 Agustus, BMKG: 19 Daerah Waspada Hujan Lebat Disertai Petir
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (26/8/2021).
TRIBUNPALU.COM - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (26/8/2021).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.
Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Indonesia Kamis 26 Agustus 2021, BMKG: Makassar Hujan Ringan, Manado Berawan
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera Barat yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Lampung hingga perairan barat Bengkulu.
Sirkulasi siklonik juga terpantau di Samudera Pasifik utara Papua.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Kalimantan Timur bagian selatan hingga Laut Sulawesi timur Kalimantan Utara, di perairan timur Sulawesi Tengah hingga Laut Sulawesi, dari Teluk Cenderawasih hingga Papua Barat dan memanjang di Papua bagian tengah.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Bengkulu
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
Kep. Riau
Sulawesi Utara
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
Nusa Tenggara Timur
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Perairan Sabang
Perairan Barat Aceh
Perairan Kep.Nias-Sibolga
Perairan Padang
Selat Sumba
Selat Sape bagian Selatan
Perairan P.Sawu
Laut Sawu
Perairan Selatan Kupang - P.Rote
Laut Timor Selatan NTT
Laut Natuna Utara
Perairan Kep.Anambas - kep.Natuna
Laut Natuna
Selat Karimata
Laut Jawa
Perairan P.Bawean - Kep.Masalembu
Perairan Selatan Kalimantan
Perairan Kotabaru
Perairan Kep.Kangean
Laut Bali
Selat Makassar bagian Selatan
Laut Sumbawa bagian Utara
Perairan Kep.Selayar
Perairan Bau Bau
Perairan Wakatobi
Laut Banda
Perairan Selatan Ambon
Laut Flores
Perairan Kep.Sermata-Letti
Perairan kep.Babar
Perairan Kep.Tanimbar
Perairan Kep.Kei - Kep.Aru
Perairan Barat Yos Sudarso
Perairan Amamapere-Agats
Samudera Pasifik Utara Papua.
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Perairan Barat P.Simeulue-Kep.Mentawai
Perairan Enggano-Bengkulu
Perairan Barat Lampung
Samudera Hindia Barat Sumatera
Selat Sunda
Perairan Selatan Banten hingga P.Sumba
Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian Selatan
Samudera Hindia Selatan Banten hingga NTT
Laut Arafuru
(TribunPalu.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat-akibat-cuaca-ekstrem.jpg)