Breaking News:

Sulteng Hari Ini

John Sarjono Yakin Holding UMi Optimalkan Pengembangan UMKM

Kehadiran UMi menyokong pertumbuhan usaha para pelaku ekonomi di segmen ultra mikro dan UMKM, melalui berbagai program dan kebijakan

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Regional CEO Kanwil BRI Manado John Sarjono 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Regional CEO Kanwil BRI Manado John Sarjono mennilai pembentukan holding BUMN Ultra Mikro (UMi) akan berdampak pada pelayanan BUMN terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Holding BUMN Ultra Mikro adalah penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Bank BRI yang statusnya sebagai perusahaan perseroan.

Penambahan penyertaan modal negara berasal dari pengalihan seluruh saham Seri B milik Negara Republik Indonesia pada PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

"Jadi holding itu sangat strategis yah, bagaimana membuat BUMN lebih efisien dalam mengoptimalkan dukungan terhadap usaha mikro," kata John Sarjono di Hotel Santika, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/8/2021) siang.

Baca juga: BRI Peduli Salurkan Bantuan 250 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19 di Sulteng

Baca juga: Bank BRI Dorong Petani Sulteng Tumbuh Lewat KUR di Masa Pandemi

Kehadiran UMi menyokong pertumbuhan usaha para pelaku ekonomi di segmen ultra mikro dan UMKM, melalui berbagai program dan kebijakan yang nantinya ditawarkan.

"Kan Pegadaian, PNM dan BRI itu gennya sama yaitu mengurus UMKM. Nah ini kan akan membuat UMKM naik kelas lebih optimal," tuturnya menambahkan.

John Sarjono menyebutkan, pembentukan holding ini juga dapat mengitegrasikan data antara ketiga BUMN tersebut yang tujuannya untuk memberikan efisiensi bisnis.

Data itu nantinya juga akan bermanfaat untuk penyaluran program sosial.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved