Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Petunjuk Aneh Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Pelaku Tak Ambil Uang Gaji Guru Rp 30 Juta

Sebuah petunjuk aneh terungkap tentang adanya barang bukti uang senilai Rp 30 juta yang justru tak dibawa pelaku.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Polisi saat mengevakuasi jenazah Tuti dan Amalia yang ditemukan di kabin mobil Toyota Alphard. 

TRIBUNPALU.COM - Masyarakat Indonesia masih menunggu terbongkarnya misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Sebuah petunjuk aneh terungkap tentang adanya barang bukti uang senilai Rp 30 juta yang justru tak dibawa pelaku.

Padahal, pelaku memiliki peluang besar membawa lari uang tersebut setelah membunuh Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (24).

Anehnya, uang itu malah ditinggalkan dan tak disentuh sama sekali.

Seperti diketahui, Tuti dan Amalia ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak pada 18 Agustus 2021.

Ironisnya, mayat keduanya ditumpuk di bagasi Toyota Alphard.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Chat Yosef dengan Caddy Golf Jadi Bukti Kuat

Kuasa hukum Yosef, suami dari Tuti sekaligus ayah dari Amalia, Rohman Hidayat menyebut bahwa ada uang Rp 30 juta di dalam rumah saat perampasan nyawa itu terjadi.

"Iya, ada uang Rp 30 juta di rumah tapi tidak diambil. Saat ditemukan uangnya masih ada dan sempat dijadikan barang bukti oleh polisi," kata Rohman Hidayat saat dihubungi pada Jumat (27/8/2021).

Uang Rp 30 juta itu kata Rohman yang mendapat keterangan dari Yosef, merupakan uang gaji guru di SMK swasta di Kecamatan Serang Panjang Kabupaten Subang.

Seperti diketahui, Amalia merupakan bendahara Yayasan Bina Prestasi Nasional yang mengepalai sebuah SMK swasta di Kecamatan Serang Panjang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved