Breaking News:

Palu Hari Ini

Tersisa Rp 900 Miliar, Bank BRI Ajak Warga Sulteng Kembangkan Usaha Melalui KUR

Fasilitas KUR BRI ini memiliki jangka waktu pinjaman yang fleksibel yakni antara 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Regional CEO Kanwil BRI Manado John Sarjono 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Bank BRI melalui Regional CEO Kanwil BRI Manado John Sarjono mengajak masyarakat Sulawesi Tengah untuk mengembangkan usahanya melalui program kredit usaha rakyat (KUR).

"Kita masih tersisa Rp 900 miliar khusus bagi warga di Sulawesi Tengah dalam membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha. sehingga bisa lebih mandiri dan tangguh," kata John Sarjono di Hotel Santika, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/8/2021) siang.

Menurut John Sarjono, program KUR BRI ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

Fasilitas KUR BRI ini memiliki jangka waktu pinjaman yang fleksibel yakni antara 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan.

Fasilitas KUR BRI 2021 ini juga bebas biaya administrasi dan provisi.

Baca juga: Januari-Agustus 2021, Bank BRI Salurkan Rp 1,4 Triliun Bantuan KUR di Sulteng

Selain itu, suku bunga yang diterapkan BRI KUR cukup ringan yakni 6 persen per tahun.

"Pendaftaran untuk KUR sendiri juga sangat sederhana, yaitu tinggal menghubungi bank BRI terdekat atau kantor cabang. Dan tidak memiliki syarat khusus bagi pelaku usaha yang ingin melalukan pinjaman melalui program KUR," ungkapnya.

John Sarjono menyebut, sebanyak enam kantor cabang pembantu dan 65 kantor bank BRI unit yang siap membantu warga mengajukan KUR di Sulteng.

"Jadi tinggal mengunjungi saja salah satunya. Dan disamping itu juga dapat mengajukan KUR secara online tanpa harus datang ke kantor," kata John Sarjono.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved