Breaking News:

Berita Populer Nasional

Berita Populer Nasional: Kasus Putra Sulung Ahok hingga Info Baru Kematian Ibu dan Anak di Subang

Ahok buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan oleh putra sulungnya menjadi salah satu Berita Populer Nasional di TribunPalu.com kemarin.

Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUN STYLE
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok berulangtahun ke-53 tahun. Anak pertama Ahok, Nicholas Sean memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk sang ayah. 

Stimulus yang diberikan sampai akhir tahun ini meliputi diskon tarif listrik, dan pelaksanaan pembebasan biaya beban atau abonemen.

Pemerintah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,91 triliun untuk bantuan diskon listrik tersebut. Dengan demikian, anggaran diskon listrik naik dari Rp 7,58 triliun menjadi Rp 9,49 triliun.

"Untuk pelanggan yang 450 VA dan 900 VA, kita akan perpanjang hingga Desember 2021, dengan diskon 50 persen (450 VA) dan 25 persen (900 VA)," ujar Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Program keluarga harapan bakal kembali cair pada bulan September 2021 ini. PKH adalah bantuan yang ditujukan untuk ibu hamil hingga anak sekolah. Bantuan berupa uang tunai dan sembako.

Besaran bantuan PKH akan disesuaikan dengan anggota keluarga penerima. Pemerintah sendiri telah menganggarkan Rp 28,31 triliun untuk 10 juta KPM.

Melalui PKH, keluarga yang memiliki ibu hamil/balita akan menerima bantuan Rp 3 juta per tahun. Sementara keluarga yang memiliki anak SD menerima Rp 900.000 per tahun, anak SMP Rp 1,5 juta per tahun, dan anak SMA Rp 2 juta per tahun.

Jika di keluarga tersebut ada penyandang disabilitas/lansia, maka bantuan yang berhak diterima adalah Rp 2,4 juta. Jika keluarga memiliki 2 orang anak SD, maka bantuan yang diberikan menjadi dobel, yakni Rp 900.000 ditambah Rp 900.000 per tahun. Artinya, keluarga tersebut mendapat dana tunai Rp 1,8 juta per tahun.

Bantuan kuota internet bakal cair lagi di bulan September 2021. Bantuan diberikan untuk murid, mahasiswa, hingga guru atau dosen.

Mendikbudristek Nadiem Makarim sempat menyebut, bantuan ini dicairkan pada tanggal 11-15 Agustus 2021. Mekanisme pencairannya adalah sebulan sekali selama 3 bulan di tiap tanggal 11-15 bulan tersebut.

Bantuan kuota internet akan menyasar pada 26,9 juta siswa, mahasiswa, dan guru/dosen dengan total anggaran Rp 2,3 triliun.

Besaran kuota internet yang didapat bervariasi sesuai jenjang pendidikan. Untuk peserta didik PAUD sebesar 7 GB, peserta didik SD-SMA sebesar 10 GB, pendidik Paud-SMA 12 GB, dan mahasiswa/dosen 15 GB per bulan.

Bantuan berikutnya yang digulirkan pada bulan September adalah bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp 2,4 juta. Bantuan diberikan kepada para mahasiswa aktif semester III, semester V, dan semester VII yang membutuhkan.

Bantuan pun akan diberikan kepada mahasiswa yang membutuhkan dan bukan penerima bantuan lainnya, seperti KIP Kuliah maupun Bidikmisi.

Jika biaya kuliah lebih besar dari Rp 2,4 juta, maka selisih UKT dengan batas maksimal Rp 2,4 juta menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa.

Bantuan UKT ini menyasar 310.508 mahasiswa dengan total anggaran Rp 745,2 miliar. Target penerima bantuan adalah 74 persen mahasiswa aktif dari 419.605 orang yang belum menerima bantuan lain.

3. Yosef dan Istri Mudanya Kembali Diperiksa

Yosef dan istri mudanya kembali diperiksa polisi terkait kasus kematian ibu dan anak di Subang.

Hingga saat ini, kasus tersebut belum juga terungkap.

Pelaku dalam kasus kematian Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (24) tak kunjung tertangkap.

Kapolres Subang AKBP Sumarni memantau pemeriksaan klarifikasi lanjutan terhadap sejumlah saksi kasus meninggalnya Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Pemeriksaan dilakukan di Satreskrim Polres Subang.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus berusaha mengungkap kasus pembunuhan yang penuh misteri ini.

"Mohon sabar, ya, rekan-rekan, kami masih bekerja. Doakan saja secepatnya," ucap Kapolres Subang AKBP Sumarni saat hendak memasuki Satreskrim Polres Subang, Selasa (31/8/2021).

Sementara itu, pemeriksaan klarifikasi tambahan kali ini sejumlah saksi kembali dihadirkan termasuk Yosef (55) ayah sekaligus suami korban serta Nyonya M, istri muda Yosef.

Pantauan Tribunjabar di lapangan, tepat pada pukul 19.00 WIB, pemeriksaan klarifikasi tambahan masih terus berlangsung.

Pelaku yang membuat Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) meninggal masih penuh misteri sampai saat ini.

Sebelumnya, Rabu (18/8/2021), Tuti beserta Amalia anaknya ditemukan meninggal dunia tak wajar.

Jasad mereka ditumpuk di dalam bagasi mobil mewah Toyota Alphard.

Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi.

Kemudian hari Senin kemarin, polisi mengerahkan anjing pelacak ke lokasi.

Saat anjing pelacak dikerahkan ada enam saksi yang didatangkangkan ke TKP.

Mereka adalah Yosef, Nyonya M, Yoris, Yeti, Lilis, dan Ida. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved