Breaking News:

Morut Hari Ini

Diprotes Warga, Pemkab Morut Hentikan Proyek Tanggul Sungai Desa Korololama

Saat proyek mulai dikerjakan, tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Korololama. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
handover
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, menghentikan pembangunan tanggul sungai di Desa Korololama, Kecamatan Petasia. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, menghentikan pembangunan tanggul sungai di Desa Korololama, Kecamatan Petasia.

Hal ini dilakukan menyusul adanya protes dari warga setempat atas proyek senilai Rp 193 juta tersebut.

"Sekarang tidak boleh ada kegiatan di lokasi itu, harus dihentikan," kata Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara Djira dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/9/2021). 

Djira menyebut, pembangunan tanggul sungai di Desa Korololama itu berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Naketrans) Kabupaten Morowali Utara. 

Baca juga: 30 Ton Beras Diserahkan untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19 di Morut

Proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Morut 2021senilai Rp 193.052.000 dan dikerjakan CV Gamananda Pratama. 

Saat proyek mulai dikerjakan, kata Wabup, tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Korololama. 

Sehingga masyarakat dan Kepala Desa (Kades) Korololama melayangkan protes dengan mengirim surat resmi nomor 140/464//KRLM-06/VIII/2021 perihal pekerjaan proyek tersebut, tertanggal 30 Agustus 2021.

"Tidak ada pemberitahuan. Kami dan Pemdes setempat tidak tahu kalau ada proyek pembangunan tanggul sungai itu," ucap Djira. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved