Breaking News:

Scrolling dan Stalking di Medsos Bisa Berujung Insecure, Ketahui Dampak Buruk Insecure

Berikut kami sampaikan dampak buruk scrolling dan stalking di media sosial yang bisa berujung pada membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Imam Saputro
Shutterstock
FOTO ILUSTRASI: Dampak buruk scrolling dan stalking di media sosial bagi kesehatan mental 

"Liatin story dan scrolling timeline nggak berhenti-berhenti.

Baca juga: Hindari Self Diagnose agar Tidak Memperparah Kondisi Mental Anda, Penting untuk Temui Pakar

Pas nggak sengaja lihat temen yang lebih cantik atau ganteng, sukses duluan udah punya ini itu.

Jadi dari sinilah insecure itu muncul," ujar Dimas melalui kontennya yang diunggah pada Selasa, 24 Agustus 2021.

Kemudian stalking juga memiliki dampak yang sama.

Stalking merupakan kegiatan mencari tahu atau kepo berlebihan tentang kehidupan seseorang.

Terlebih lagi jika orang tersebutadalah orang yang pernah menjadi bagian dari hidup kamu.

Dimas memberi contoh, stalking mantan kekasih yang dulunya sering bersama, namun kini sudah berpisah.

Ia mengatakan bagi seseorang yang baru saja putus dengan kekasihnya, umumnya merasa ingin tahu kehidupan mantan kekasihnya bagaimana.

Sehingga hal ini bisa membuat seseorang menjadi insecure lantaran melihat kehidupan mantan yang barang kali sudah lebih baik.

Baca juga: Apa Itu Gangguan Obsesif Kompulsif? Kesehatan Mental Kronis yang Membuat Tidak Percaya Diri

Ketahui makna overthingking dan cara mengatasinya
Ketahui makna overthingking dan cara mengatasinya (Africa Studio)

Insecure Membuat Kamu Terlalu Fokus dengan Hidup Orang Lain

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved