Breaking News:

Palu Hari Ini

VIDEO: Curhat Pemilik Kedai Kopi di Palu, Sering Dibentak Oknum Aparat saat Sidak PPKM

Hari menuturkan, ia dan karyawannya kerap mendapat perlakuan kurang mengenakan dari oknum aparat ketika sidak PPKM.

Editor: Muh Ruliansyah

TRIBUNPALU.COM - Salah satu pemilik kedai kopi di Kota Palu, Sulteng bernama Hari Suharsono bercerita mengenai pengalaman kurang mengenakan saat tempat usahanya disidak selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hari adalah owner Ruang Koffie di Jl Balai Kota Timur No 1, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Hari menuturkan, ia dan karyawannya kerap mendapat perlakuan kurang mengenakan dari oknum aparat ketika sidak PPKM.

"Kita pelaku usaha ini sebenarnya terima-terima saja, kalau menurut pemerintah baik, pasti kita ikuti," kata Hari saat berbicara di program talkshow Tribun Mo Tesa-tesa, Jumat (3/9/2021).

"Sering komunikasi intonasinya tinggi, jadi kita berpikir 'oh begini sudah caranya menyampaikan yang baik?' ya jadi kami tinggal memaklumi saja, mungkin faktor capek," tambahnya.

Alumnus Fakultas FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Tadulako itu menyayangkan sikap oknum aparat yang cenderung bertindak represif saat melakukan sidak.

Ia berharap, seluruh aparat lebih mengedepankan cara-cara persuasif.

"Kita mencari dibentak kan lucu, heran juga. Kita mau cari makan kok jadi seperti orang mencuri," kata Hari.

"Tolong komunikasi dengan masyarakat diperbaiki," tambahnya.

Selama masa PPKM, Hari mengaku tempat usahanya telah disidak sebanyak empat kali.

Dari sidak tersebut, ia pernah mendapat teguran lisan hingga dijatuhi sanksi denda. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved