Breaking News:

Palu Hari Ini

VIDEO: Cerita Owner Ruang Koffie Palu Terjaring Razia Hingga 4 Kali Selama PPKM

Hari pun telah merasakan sanksi denda berupa pembelian sembako untuk pasien Isolasi Mandiri, hingga pelanggannya dibubarkan paksa.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak empat kali Ruang Koffie Palu di Jl Balaikota Timur, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, terjaring razia Satgas Covid-19.

Sebanyak itu pula Owner Ruang Koffie Palu Hari Suharsono harus berurusan dengan petugas gabungan dalam rangka penegakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Palu.

Hari pun telah merasakan sanksi denda berupa pembelian sembako untuk pasien Isolasi Mandiri, hingga pelanggannya dibubarkan paksa.

Bukan karena tak taat aturan, namun karena minimnya sosialisasi diperoleh Hari Suharsono terkait aturan PPKM.

“Sosialisasi hanya bisa didapat jika kami aktif mencari. Saya bahkan dapat informasi perpanjangan setelah saya tanyakan ke Sosmed,” kata Hari Suharsono dalam program Tribun Motesa-tesa bertajuk Keluh Kesah Kedai Kopi di Tengah Pandemi, dikutip TribunPalu.com, Minggu (5/9/2021).

Dia menjelaskan, tidak pernah ada lagi penyampaian door to door selama PPKM diperpanjang untuk kedua kalinya.

Baca juga: PPKM Mikro, Curhat Pelaku Usaha di Palu: Bajual Kopi Kek Open BO

“Bahkan pelanggan kami dibubarkan paksa hingga dua kali. Kala itu jam 5 sore. Padahal aturannya waktu itu usaha kecil boleh buka hingga jam 8 malam. Makanya saya sempat minta klarifikasi,” tutur Hari bercerita.

Menurutnya, aturan PPKM mengklasifikasikan jenis usaha yang boleh beroperasi hanya sampai sore dan malam hari.

“Berdasarkan Undang-undang UMKM, kami ini masuk usaha kecil, tapi pemerintah mengkategorikan semua kafe usaha menengah jadinya kami dianggap melangar. Itu karena tafsir dari aturan berbeda-beda dan minimnya penjelasan,” jelas Hari yang kini memiliki enam karyawan.

Dia juga menemukan ada beberapa tempat usaha kategori kafe yang tidak pernah disidak petugas selama PPKM.

“Cuman saya tidak persoalkan itu karena mungkin itu rezekinya dia. Apalagi lokasi kami ini memang jalur pegawai pulang jadi sangat terkontrol,” ucap Hari.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved