Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Gelar Webinar Internasional, Korem 132/Tadulako Kenalkan Budaya Sulteng kepada 15 Negara

Webinar Internasional secara virtual via Zoom diikuti sekitar 15 negara.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Pameran senjata tradisional di Makorem 132/Tadulako, di Jl Jendral Sudirman, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Minggu (5/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako menggelar Webinar Internasional tentang sejarah dan senjata Tradisional Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan itu digelar bekerjasama dengan Komunitas Pusaka Tadulako Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (5/9/2021).

Kegiatan itu dirangkaikan pameran senjata tradisional di Makorem 132/Tadulako, di Jl Jendral Sudirman, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Dihadiri langsung DPRD Sulteng, Akademisi Universitas Tadulako (Untad), Pemerintah Kota Palu, dan pejabat lainya.

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, webinar Internasional secara virtual via Zoom diikuti sekitar 15 negara.

Baca juga: Korem 132/Tadulako Gelar Pameran Senjata Tradisional Sulawesi Tengah

Baca juga: Korem 132 Tadulako Buka Layanan Pengaduan Publik, Warga Kini Bisa Laporkan Oknum TNI Nakal

"Itu dari Negara Belanda, Turki, Jerman, Amerika, Afrika, dan beberapa di Eropa, dan lainya," ujar Farid Makruf, Senin (6/9/2021).

Ia mengatakan, negara-negara itu tertarik dengan sejarah Sulawesi Tengah dan senjata kunonya.

Selain itu juga, untuk meminta masukan dan saran dari negara tersebut, dalam melestarikan budaya di Sulteng.

"Karena negara-negara tersebut menganggap, budaya ini merupakan warisan yang sangat mahal dan unik," ucap Brigjen TNI Farid Makruf.

Adapun ratusan senjata tradisional Sulteng itu seperti Doke, Kaliavo, dan Guma.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved