Breaking News:

Universitas Tadulako

Universitas Tadulako Warning Maba Waspada Modus Penipuan Atasnamakan Dosen

Modus dilakukan mengenai adanya pemberian insentif sebesar Rp 3 juta bagi mahasiswa yang sudah divaksin Covid-19.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
handover
Universitas Tadulako Jl Soekarno Hatta KM 9, Tondo, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Universitas Tadulako (Untad) meminta mahasiswa baru (Maba) untuk selalu waspada terhadap Penipuan mengatasnamakan dosen dan pejabat kampus. 

Modus penipuan tersebut menyasar mahasiswa baru dan marak belakangan ini. 

Hal tersebut diumumkan pihak Untad melalui akun instagram terverifikasi @humasuntad. 

"Diberitahukan kepada mahasiswa baru 2021 untuk tidak mempercayai modus Penipuan dengan minta pulsa, transfer uang dan lain-lain yang mengatasnamakan dosen dan pejabat Universitas Tadulako," tulis @humasuntad dikutip TribunPalu.com, Selasa (7/9/2021).

Penipuan mengatasnamakan dosen maupun pejabat Untad ini sebenarnya bukan kali pertama terjadi. 

Baca juga: Rektor Untad Dorong Vaksinasi 2 Tahap untuk Mahasiswa Baru

Kasus serupa pernah marak dan terjadi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untad pada Juli 2021.

Kala itu, beredar pemberian insentif sebesar Rp 3 juta bagi mahasiswa yang sudah divaksin Covid-19.

Dari rekaman percakapan diterima TribunPalu.com, penipu itu awalnya mengaku sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (Wadek Bima) FEB Untad.

Pelaku kemudian bertanya beberapa hal, seperti nomor stambuk dan rekening dari mahasiswa.

Setelah itu, ia meminta calon korbannya menuju ATM untuk melakukan proses penarikan insentif Rp 3 juta.

Baca juga: Cerita Petugas Pos Penyekatan Perdos Untad, Dari Diancam Parang Hingga Tangkap Pencuri Ayam

Mendengar kabar tersebut, Wadek Bima FEB Untad Haerul Anam menyebut modus Penipuan itu tidak hanya mengatasnamakan dirinya.

Pelaku diketahui kerap melancarkan aksi dengan mengatasnamakan para pimpinan FEB Untad.

"Tidak hanya saya, pelaku juga pernah mengaku wakil dekan 2 dan dekan FEB Untad," kata Haerul beberapa waktu lalu.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved