Breaking News:

Pilpres 2024

Anies dan Ganjar Keok, Prabowo Masih di Hati Masyarakat Jelang Pilpres 2024

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo masih belum mampu menggeser Prabowo Subianto sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi jelang Pilpres 2024.

Editor: Muh Ruliansyah
Kompas
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

TRIBUNPALU.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih belum mampu menggeser Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi jelang Pilpres 2024.

Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Survei dan Polling Indonesia (SPIN), nama Prabowo kembali menempati urutan teratas.

Prabowo dinilai masih berada di hati masyarakat jelang Pilpres 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh direktur SPIN, Igor Dirgantara dalam rilis Temuan Survei Nasional Elektabilitas Tokoh Pemilu 2024 secara virtual, Rabu (8/9/2021).

Ia mengatakan bahwa nama Prabowo Subianto lebih unggul dibanding tokoh-tokoh yang diprakirakan bakal maju dalam kontestasi Pilpres 2024 nanti.

"Prabowo Subianto kembali juara dengan perolehan elektabilitas sebesar 21,9 persen, disusul berturut-turut oleh Anies Baswedan 16,1 persen, Ganjar Pranowo 15,6 persen, AHY 8,7 persen," kata Igor.

“Elektabilitas Pak Prabowo paling tinggi. Pak Prabowo masih ada di hati masyarakat. Publik kembali beri kesempatan Pak Prabowo maju lagi,” tambahnya.

Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. (Instagram/prabowo)

Selain melihat tingkat elektabilitas, sisi popularitas nama-nama tokoh yang kemungkinan bakal maju dalam Pilpres 2024 pun, sosok Prabowo juga lebih banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.

"Prabowo Subianto masih memiliki tingkat kesukaan yang paling tinggi dibanding calon lainnya. Ada sebesar 76,6 persen responden yang suka," ujarnya.

Igor menilai, hal ini bisa jadi hal ini terjadi karena ada peristiwa yang diketahui publik terkait aktivitas-aktivitas publiknya yan tersebar luas dan sangat mudah diakses oleh publik.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved