Breaking News:

Banggai Hari Ini

Janjikan Bantuan BUMDes Rp 500 Juta, Amirudin Tamoreka: Sudah Masuk RPJMD

Program ini, kata elite Partai Golkar itu, akan dianggarkan setiap tahun dan disalurkan bertahap untuk masyarakat.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bupati Banggai Amirudin Tamoreka memastikan akan merealisasikan janji politiknya pada tahun 2022.

Ada 2 janji politik saat kampanye Pilkada Serentak 2020 yang paling ditunggu publik.

Yaitu satu juta satu pekarangan dan bantuan Rp 500 juta untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Bupati Amirudin menyatakan, program satu juta satu pekarangan dan bantuan Rp 500 juta untuk BUMDes telah masuk dalam Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banggai.

"Sudah masuk (RPJMD) untuk satu juta satu pekarangan dan bantuan BUMDes," ujar Bupati Amirudin saat diwawancarai seusai rapat paripurna nota kesepakatan Rancangan Awal RPJMD di kantor DPRD Banggai, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Bupati Amirudin Tanggapi Demo Penolakan Direktur PDAM Banggai

Program ini, kata elite Partai Golkar itu, akan dianggarkan setiap tahun dan disalurkan bertahap untuk masyarakat.

Sebab, bila hanya dianggarkan dalam satu tahun saja, maka program tersebut tidak akan bisa menjangkau seluruh masyarakat Kabupaten Banggai.

"Kita bertahap dari tahun ke tahun, sehingga masyarakat Kabupaten Banggai bisa merasakan program satu juta satu pekarangan. Termasuk dengan bantuan BUMDes sampai Rp 500 juta," jelasnya.

Bupati Amirudin juga menegaskan, program ini dialokasikan melalui APBD Kabupaten Banggai dan tidak menggunakan APBDes.

Baca juga: Pemkab Banggai Fokus Sediakan Infrastruktur Digital, Tower BTS 4G Mulai Dibangun

Entah itu dari Dana Intensif Daerah (DID) maupun Dana Bagi Hasil (DBH) nantinya akan dilihat sesuai porsinya.

"Tergantung nanti penyesuaian dan peruntukannya," tuturnya.

Meski Bupati Amirudin belum menjelaskan secara detail skema dari program satu juta pekarangan tersebut, namun dipastikan berbeda dengan program family farming.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved