Breaking News:

Palu Hari Ini

Kanwil Kemenkumham Sulteng Hadirkan Digitalisasi Assesment Kerawanan Lapas, Ini Fungsinya

Aplikasi itu mencantumkan enam indikator pemeriksaan. Setiap indikator itu kemudian memiliki bagian untuk diisi petugas.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
handover
Kasubbid Pengelolaan Baran Basan dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Sulteng Idris Pirade Paserang 

TRIBUNPALU.COM - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah menghadirkan Digitalisasi Assesment Kerawanan Lapas.

Dengan aplikasi itu, Kemenkumham dapat memonitoring dan mengevaluasi tingkat kerawanan rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan hanya dari ponsel.

Kasubbid Pengelolaan Baran Basan dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Sulteng Idris Pirade Paserang mengatakan, Digitalisasi Assesment Kerawanan Lapas digunakan petugas memantau Rutan maupun Lapas per triwulan.

Aplikasi itu mencantumkan enam indikator pemeriksaan. Setiap indikator itu kemudian memiliki bagian untuk diisi petugas.

“Jadi petugas ke lapangan menggunakan aplikasi itu dan mengecek setiap indikator pemeriksaan. Contoh terpisahnya pengendalian petugas P2U dengan regu juga, petugas memasukkan hasil pengecekan. Laporannya itu langsung masuk ke ponsel Kakanwil dan Kepala Devisi Pemasyarakatan,  jadi tidak pakai menunggu berhari-hari lagi untuk merampungkan laporan,” jelas Idris via telepon, Rabu (8/9/2021).

Dia menjelaskan, dengan aplikasi itu, Kanwil Kemenkumham Sulteng dapat memetakan potensi kerawanan di Rutan maupun Lapas.

“Jika ada ditemukan yang tidak sesuai prosedur atau berpotensi memicu kerawanan, maka akan dievaluasi,” ujar Idris.

Digitalisasi Assesment Kerawanan Lapas adalah satu dari beberapa inovasi digitalitasi Kanwil Kemenkumham Sulteng di bawah kepemimpinan Lilik Sujandi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved