Hal-hal yang Harus Diperhatikan Pada Litter Box Kucing, Jangan Sebabkan Hewan Peliharaan Anda Sakit
Melakukan pembersihan berkala pada litter box kucing kesayangan Anda sangat penting dilakukan untuk meminimalisir kucing terkena berbagai penyakit.
TRIBUNPALU.COM – Menjaga kebersihan kucing sangat dianjurkan bagi Anda yang memiliki kucing.
Menjaga kebersihan tentu akan menghindari kucing dari berbagai kuman, jamur, kutu, bakteri hingga virus berbahaya yang dapat mengancam jiwa kucing.
Kucing sangat dianjurkan mandi setiap dua minggu sekali untuk menghilangkan berbagai kotoran yang menempel pad bulu kucing tersebut.
Selain memandikan kucing secara rutin dan membersihkan kendang, Anda juga perlu memperhatikan litter box atau kotak kotoran kucing Anda.
Baca juga: Benarkah Memiliki Kucing Dapat Menyebabkan Kemandulan? Simak Penjelasan Berikut
Melansir dari Youtube Dokter Hewan yang disampaikan oleh Drh. Habyb Palyoga mengatakan bahwa menjaga kebersihahan litter box sangat diperlukan, karena kucing memiliki sifat enggan untuk membuang kotoran di litter box yang sudah terisi kotoran sebelumnya.
Bersihkan litter box minimal satu kali dalam sehari agar kucing dapat dengan leluasa untuk membuang kotorannya di tempat tersebut.
Selain membersihkan minimal satu kali sehari, berikut beberapa hal lain yang harus Anda perhatikan pada litter box kucing Anda:
1. Mencuci litter box
Mencuci litter box sangat wajib dilakukan minimal satu kali dalam seminggu.
Mungkin bagi Anda sang pemilik kucing, saat membersihkan litter box memliki kebiasaan hanya membuang kotoranya saja, kemudian menambahkan pasir kembali.
Untuk meminimalisir terjadinya penumpukan sisa bakter, sebaiknya Anda juga mencuci litter box terebut minimal satu kali seminggu menggunakan sabun, detergen, ataupun cairan desinfektan.
Setelah selesai mencuci, kemudian keringkan litter box secara alami di bawah terik sinar matahari.
2. Hindari mencuci pasir
Penting bagi Anda memahami bahwa mencuci pasir sangat tidak dianjurkan oleh banyak dokter hewan dan berbagai pakar.
Ketika Anda mencuci pasir menggunakan sabun, ada kemungkinan sabun atau pembersih yang Anda gunakan masih melekat pada pasir tersebut.
Hal ini meningkatkan risiko iritasi kulit pada kucing Anda.
Selain itu, kucing juga dpaat mengalami keracunan karena sisa detergen atau pembersih yang Anda gunakan untuk membersihkan pasir.
3. Perhatikan jumlah litter box di rumah Anda
Bagi Anda yang memiliki kucing lebih dari satu, tentu saja membutuhkan litter box lebih dari satu juga.
Berikan satu tambahan litter box pada total kucing yang Anda miliki, seperti conth Anda memiliki empat kucing, maka Anda harus menyediakan lima litter box.
Menambahkan box bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada kucing yang dominan, yang mana kucing tersebut akan cenderung menguasai dua litter box sekaligus.
Penempatan litter box juga sebaiknya tidak diletakkan pada jarak yang berdekatan agar kucing dapat mengenali bau khas pada masing masing liter box miliknya sendiri.
4. Tempatkan litter box di tempat yang nyaman
Seperti halnya manusia, saat membuang air kecil ataupun membuang air besar membutuhkan suatu tempat yang lebih aman dan nyaman.
Hal tersebut juga terjadi pada kucing yang membutuhkan penempatan litter box di tempat aman dan nyaman.
Hindari meletakkan litter box pada area yang sering Anda lalui dan memiliki penerangan yang cukup.
Selain itu, tempatkan litter box di tempat yang mudah di jangkau.
Perhatikan beberapa hal di atas untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kucing kesayangan Anda.
Selain itu, saat kucing sedang melakukan proses buang air kecil atau buang air besar, sebaiknya Anda tidak mengganggunya dahulu agar kucing dapat rileks ketika membuang kotoranya dan tidak merasa terancam.
(TribunPalu.com/Linda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/litter-box-kucing.jpg)