Breaking News:

KKB Papua

KKB Papua Nekat Tembaki Rombongan Danrem, Kelompok Teroris Jebak Pasukan TNI-Polri dengan Cara Ini

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menembaki rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri.

Editor: Muh Ruliansyah
Youtube Tribun Timur
Foto Ilustrasi - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. 

TRIBUNPALU.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menembaki rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri.

Insiden itu terjadi di Kampung Kamat, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Minggu (5/9/2021).

Sebelum melakukan penyerangan, KKB Papua rupanya sudah menyiapkan jebakan.

Kejadian bermula saat rombongan Danrem hendak menuju ke Kisor untuk meninjau Pos Koramil yang diserang kelompok separatis teroris beberapa waktu lalu.

Kapala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron mengatakan, dalam perjalanan ke sana, sampai di Kampung Kamat, rombongan mendapati jembatan yang sengaja dirusak.

Setelah itu, rombongan Danrem melihat sekelompok orang yang menenteng senjata api, yang diduga adalah kelompok KNPB.

Baca juga: TNI Berhasil Temukan Tempat Persembunyian KKB, Ada Banyak Senjata di Dalamnya

Baca juga: 2 Orang Suplai Senjata KKB Papua Lewat Jalur Tikus, Ternyata Asal Amunisi dari Papua Nugini

Tim gabungan TNI-Polri kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok itu.

Kelompok KNPB disebut lari ke dalam hutan, sampai akhirnya terjadi kontak senjata.

Aksi penembakan itu terjadi menjelang magrib, tim gabungan kemudian memutuskan untuk kembali ke Pos Kodim 1809/Maybrat untuk dilakukan konsolidasi.

KKB Papua merusak jembatan dan menebang pohon untuk menghalangi upaya pengejaran yang dilakukan Satgas Nemangkawi.
KKB Papua merusak jembatan dan menebang pohon untuk menghalangi upaya pengejaran yang dilakukan Satgas Nemangkawi. (Instagram/@arief.fajar_satria)

"Pada saat patroli pengejaran, telah didapati satu orang pelaku yang terlibat pada saat penyerangan Posramil persiapan Kisor. Pasca insiden penyerangan Posramil Kisor situasi di Kabupaten Maybrat sudah mulai kondusif dengan ditempatkan pos gabungan di wilayah Aifat Raya untuk menjamin keamanan masyarkat yang hingga saat ini mengungsi ke hutan," ujar Hendra, kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).

Hendra menuturkan, ada beberapa masyarakat yang telah melapor ke pos bahwa mereka tidak berani kembali ke kampung karena diancam oleh kelompok KNPB akan dibunuh.

TNI-Polri menjamin tetap terus menjaga keamanan masyarakat, agar dapat kembali ke kampung.

"Jangan khawatir, karena sejumlah nama pelaku yang terlibat dalam penyerangan pos yang lalu, sudah dikantongi aparat," kata Hendra.(*)

(Tribun-Papua.com)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved