Berita Populer Nasional

Berita Populer Nasional: Fakta CCTV Kasus Kematian Ibu dan Anak Subang hingga Kabar Putri Akidi Tio

Fakta baru  soal CCTV dalam kasus kematian ibu dan anak di Subang menjadi salah satu Berita Populer Nasional di TribunPalu.com kemarin.

Editor: Muh Ruliansyah
TribunJabar/Dwiki Maulana
Suasana TKP kasus kematian ibu dan anak di Subang, Senin (30/8/2021). Polisi terus melakukan penyelidikan untuk membongkar kasus tersebut. 

Sumbangan Rp 2 triliun itu tidak pernah ada alias fiktif semata.

Alhasil, putri Akidi Tio, Heriyanti harus berurusan dengan kepolisian.

Sosok Heriyanti merupakan putri mendiang Akidi Tio belakangan mulai sepi pemberitannya.

Kini sudah muncul lagi kabar terbaru dari Heriyanti, sang putri Akidi Tio pemberi Sumbangan Rp 2 Triliun untuk warga Sumsel.

Lantas, bagaimana kelanjutan sumbangan Rp 2 triliun ternyata hoaks ini? Berikut selengkapnya.

Setelah sempat hening dari pemberitaann, akhirnya muncul kabar baru dari sumbangan Rp 2 triliun.

Pemeriksaan Heriyanti, putri bungsu almarhum Akidi Tio kini memasuki tahap baru.

Tak disangka, ujung-ujungnya, Heriyanti saat ini dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ernaldi Bahar Palembang.

Di RSJ sana, Heriyanti akan diperiksa kesehatan jasmani dan rohaninya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan ketika dikonfirmasi awak media di Polda Sumsel, Rabu (8/9/2021).

"Dalam hal ini, sebagaimana dengan proses dan alat bukti, kita masih harus mengetahui kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang besangkutan. Oleh karena itu bersangkutan (Heriyanti) dibawa dan diperiksakan observasi kesehatan di rumah sakit Ernaldi Bahar," ujarnya Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan.

Dirinya juga menjelaskan, observasi ini bertujuan untuk memudahkan penyidik dalam memeriksa Herianty dalam persoalan yang kini harus dihadapinya.

Sebab selama dalm proses pemeriksaan kepada anak bungsu Almarhum Akidi Tio penyidik kerapkali mendapatkan kendala-kendala saat berkomunikasi.

"Dilihat dari jasmani, yang bersangkutan kita periksa juga ada hambatan kesehatan. Jadi mungkin butuh beberapa waktu untuk menunggu kesimpulan dari tim pemeriksa kondisi kesehatan yang bersangkutan," jelasnya.

Disinggung mengenai hal yang menyebabkan Heriyanti harus menjalani observasi di rumah sakit Jiwa, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel tersebut mengatakan jika observasi tersebut masih berkaitan dengan perkara bantuan fiktif sebesar Rp 2 triliun.

Seperti diketahui, perkara yang harus dihadapi Heriyanti saat ini yaitu, terkait kehebohan rencana sumbangan 2 triliun dan laporan dugaan penipuan dari dr Siti Mirza Nuriah.

"Dirinya diperiksa karena ada dua perkara. Keterangan dari tim dokter yang mengobservasi itu bermanfaat untuk dua perkara tersebut," jawab Hisar Siallagan.(*)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved