Kenali Apa Itu FAQ, Primary, General dan Istilah Lain di Fitur Tersembunyi Instagram

Berikut kami sampaikan pengertian FAQ, primary, general dan istilah lain dalan fitur rahasia Instagram.

Kompas Techno
Instagram merupakan salah satu media sosial yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia. 

Kenali Apa Itu FAQ, Primary, General dan Istilah Lain di Fitur Instagram 

TRIBUNPALU.COM - Instagram merupakan sebuah platform digital yang memiliki banyak manfaat.

Selain sebagai media transfer informasi, Instagram juga memilifi fungsi sebagai media berdagang.

Bahkan sudah banyak pengusaha-pengusaha sukses yang hanya bermodalkan sosial media untuk berdagang.

Fitur yang dimiliki Instagram juga beranekaragam.

Mulai dari unggahan story, feed, reels, Ig tv hingga live.

Namun terdapat beberapa fitur rahasia dari Instagram yang bisa Anda gunakan untuk berjualan online.

Kami akan menginformasikannya kepada Anda melalui artikel kali ini.

Sebelumnya kami telah melansirnya dari laman Instagram Victoria Wong, seorang womenpreneur dan konten kreator digital marketing.

Ia mengatakan melalui unggahan Instagramnya, bahwa fitur Direct Message (DM) Instagram memiliki beberapa fitur rahasia.

"Sampai sekarang ada 1 fitur IG yang jarang dibahas tapi terbukti banyak yang berhasil berjualan di sini.

Fitur pertama adalah DM yang ampuh untuk jualan," tuturnya dalam keterangan tertulis.

Baginya terdapat 3 fitur di DM Instagram yang jarang digunakan orang lain, namum memiliki manfaat yang besar bagi pedagang.

Untuk lebih jelasnya, kami akan menjabarkannya melalui informasi berikut ini.

Baca juga: Arti Kata Insecure yang Sering Dijumpai di Media Sosial, Muncul di TikTok, Instagram hingga YouTube

1. Frequently Asked Question (FAQ)

Pertama, FAQ yang berfungsi untuk memberi tahu pengguna Instagram yang hendak mengirimkan DM tahu terkait pertanyaan yang sering ditanyakan di DM tersebut.

"Orang baru yang DM kamu jadi tahu pertanyaan apa yangs ering diajukan ke akunmu," ujar Victoria.

Lebih lanjut, perempuan yang kerap disapa Cici ini mengimbau untuk memaksimalkan fitur tersebut guna memancing audiens bertanya.

"Ini bisa kamu pakai buat promosi produkmu, supaya mancing mereka untuk bertanya-tanya," sambungnya.

Cara mengaturnya ialah dengan membuka settings, kemudian cari menu Frequently Asked Question.

Lalu pilih "Add Question" dan ketikkan maksimal 4 pertanyaan.

Tips berjualan di media sosial seperti Instagram, dengan menggunakan beberapa fiturnya mulai dari feed, story, live, IG Tv hingga reels.
Tips berjualan di media sosial seperti Instagram, dengan menggunakan beberapa fiturnya mulai dari feed, story, live, IG Tv hingga reels. (Grinvalds)

2. Primary, General dan Flag

Cara yang kedua ialah primary, general dan flag.

Ini merupakan suatu langkah dalam mengelompokkan pesan ke dalam satu kategori general atau primary atau flag.

Victoria mengatakan, fitur tersebut seperti tidak ada gunanya.

Namun fitur ini bisa digunakan untuk memisahkan orang yang chat di primary dan orang yang benar-benar berminat dengan produk jualan Anda.

"Kayak nggak ada gunanya, tapi bisa memisahkan orang yang hanya chat di primary dan yang tertarik dengan produkmu tapi belum beli di general," tandasnya.

Ia mengaku jika dirinya juga menggunakan primary untuk orang yang mengirimkan pesan dan fitur general untuk calon customer.

"Aku sendiri pakai primary untuk orang chat, generak untuk calon customer dan flag buat kerjasama," kata gadis berdarah Chinese tersebut.

Baca juga: 6 Cara Menggunakan Instagram di Kehidupan Sehari-hari untuk jaga Kesehatan Mental

3. Quick Replies

Terakhir ialah fitur quick replies.

Dalam fitur ini, Anda bisa menyimpan format jawaban dan mempercepat respon terhadap pelanggan.

Cara mengaturnya dengan mengetik pesan yang akan disimpan, kemudian kirim ke kolom chat.

Tekan agak lama, lalu pilih menu save.

Jualan di Instagram dengan Metode Soft Selling

Di era digitalisasi saat ini, segala aspek kehidupan manusia sangat bergantung dengan teknologi.

Salah satunya ialah industri pedagangan yang kini sudah berbasis online, seperti melalui Instagram, TikTok dan Marketplace.

Sering dijumpai para memilik online shop menggunakan metode soft selling dalam jualan mereka.

Terlebih lagi bagi pedagang yang menjualnya melalui platform Instagram.

Metode ini diyakini mampu mendatangkan pelanggan lebih cepat dari metode yang lainnya.

Lalu apa itu metode jualan soft selling?

Dikutip dari laman Hubspot dengan artikelnya yang berjudul "The Salesperson's Guide to the Soft Sell", soft selling adalah pendekatan yang dilakukan oleh sales menggunakan bahasa halus serta menimbulkan rasa keingintahuan seseorang.

Saat mengunggah konten dagangan di marketplace seperti Shopee, Toko Pedia dan sejenisnya, konten hard selling akan lebih bisa diterima oleh target market.

Namun jika berjualan melalui Instagram dan TikTok, maka dibutuhkan kemampuan metode soft selling.

Baca juga: Tips Menambah Followers Instagram: Mulai dengan CTA, Gabungkan Reels & Feed hingga Konten Saveable

Hal itu dibenarkan oleh Konten Kreator yang mengulik dunia digital marketing, Victoria Wong.

"Mungkin jenis konten ini (hard selling) cocok di marketplace, tapi belum tentu di Instagram," ujarnya dalam keterangan tertulis di Instagram miliknya, @victoriawong68.

Gadis asal Jakarta ini mengatakan, soft selling juga tidak hanya berjualan produk, tetapi juga berbgai manfaat kepada pelanggan.

"Menunjukkan ke orang-orang secara nggak langsung, apa manfaatnya bukan fiturnya bagi mereka terhadap produk kita," sambungnya.

Founder dari Start Your Content Academy ini memberi contoh untuk produk mainan anak-anak.

Dalam unggahan Instagram Victoria Wong, ia mencontohkan tujuan berjualan mainan anak-anak agar tidak kecanduan gadget dan tetap teredukasi dengan produk jualan.

"Konten harus membahas tips, misalnya tips mengatasi tantrum pada anak (konten milik smarthafiz_abid)," kata Victoria.

Tujuan soft selling menurutnya juga untuk memberitahukan hasil yang diperoleh target market, saat membeli produk tersebut.

Victoria Wong juga membeberkan beberapa tips yang bisa digunakan untuk berjualan dengan metode soft selling di Instagram.

(TribunPalu.com/Hakim)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved