Breaking News:

Info BMKG

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Minggu 12 September, BMKG: 21 Wilayah Hujan Lebat dan Angin Kencang

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Minggu (12/9/2021).

BMKG
Ilustrasi peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Minggu (12/9/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.

Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Baca juga: Prakiraan Cuaca Indonesia Minggu 12 September 2021, BMKG: Bengkulu Hujan Petir, Pekanbaru Berkabut

Typhoon "CONSON" terpantau di Laut China Selatan sebelah Timur Vietnam masih dapat memberikan dampak tidak langsung dari daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara dan di Laut Natuna.

Tak hanya itu, kondisi ini juga disertai peningkatan kecepatan angin permukaan (low level jet) di Laut Andaman, perairan Utara Aceh, Teluk Thailand, Pesisir Timur Vietnam, Laut China Selatan dan di Laut Natuna bagian Utara.

Hal ini mampu meningkatkan curah hujan serta memberikan pengaruh terhadap peningkatan tinggi gelombang di sekitar Laut Natuna, Teluk Thailand, perairan Timur Vietnam dan perairan Utara Aceh.

Selain itu, Typhoon “CHANTHU” terpantau di perairan Utara Filipina dengan posisi yang cukup jauh dari wilayah Indonesia namun memberikan dampak tidak langsung dari peningkatan kecepatan angin (low level jet) di Laut China Selatan dan Laut Sulu sehingga mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan tinggi gelombang di sekitar Laut China Selatan, Laut Sulu, dan perairan timur Filipina.

BMKG mengungkapkan, daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lainnya juga terpantau memanjang dari Lampung hingga Sumatera Barat, dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah, di NTT, dari Sulawesi Tengah
hingga Kalimantan Selatan, di Kalimantan Utara, dari perairan utara Papua Barat hingga Laut Sulawesi, dan dari Papua hingga Papua Barat.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved