Breaking News:

Virus Corona di Sulteng

VIDEO: Curhat Lurah Terkait Penanganan Covid-19 di Birobuli Selatan dan Birobuli Utara Palu

Kedua daerah di Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah itu, pernah masuk zona merah Covid-19 sehingga pemerintah memutuskan Lock Mikro Efektif

Penulis: Putri Safitri | Editor: mahyuddin

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kelurahan Birobuli Utara dan Birobuli Selatan harus bekerja ekstra selama penerapan PPKM Level 4 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Itu karena kedua daerah di Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah itu, pernah masuk zona merah Covid-19 sehingga pemerintah memutuskan Lock Mikro Efektif alias Lockdown di titik tertentu.

Lurah Birobuli Selatan Irma menjelaskan, lockdown adalah pengalaman baru baginya selama menjadi lurah.

Ada lima titik jalan ditutup selama tiga hari di daerah Birobuli Selatan.

Kelimanya, Jl Tangkasi, Jl Kijang 1, Jl Kijang 2, Jl Kijang 3 dan Jl Mawas.

“Ada 99 KK atau 424 jiwa di tempat itu yang kami pantau selama tiga hari hingga Lock Mikro Efektif berakhir,” kata perempuan kelahiran Palu, 22 Desember 1975 itu saat menjadi narasumber di Tribun Motesa-tesa, dikutip TribunPalu.com, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Lurah Lolu Selatan Tegur PKL Jualan di Atas Drainase karena Bahayakan Pengendara

Baca juga: Tak Hanya Lockdown, Warga Birobuli Selatan dan Utara Jadi Target Vaksinasi

Dalam penanganan itu, Irma menggerakkan semua perangkat di wilayahnya.

“Kami bentuk Tetangga Bantu Tetangga untuk perbantuan logistik. Jadi mereka itu membantu tetangga yang isoman. Jadi kami menyalurkan bantuan dari rumah ke rumah,” jelas Irma.

Sekretaris Kelurahan Birobuli Utara Pathun menyebutkan, demografi di daerahnya berbeda dengan Birobuli Selatan.

“Di wilayah saya itu kebanyakan penduduk asli. Jadi pendeketannya juga berbeda.” kata pria kelahiran Palu, 6 Juli 1975 itu.

Dia menambahkan, Lock Mikro Efektif ini menyadarkan warganya terkait pentingnya protokol kesehatan.

“Jadi warga juga berusaha keluar dari zona merah dan kami terus memberikan edukasi agar aturan protokol betul-betul diterapkan,” tutur Pathun.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved