Breaking News:

Palu Hari Ini

Pendaftaran Program Kerja ke Jepang Berakhir Hari Ini, Pemkot Palu: Baru 500 Orang Terdaftar

Kepala dinas koperasi, UMKM dan ketenagakerjaan, Setyo Susanto mengatakan, baru 500 orang mendaftarkan diri untuk program kerja ke Negara Jepang

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Kepala dinas koperasi, UMKM dan ketenagakerjaan, Setyo Susanto 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala dinas koperasi, UMKM dan ketenagakerjaan, Setyo Susanto mengatakan, baru 500 orang mendaftarkan diri untuk program kerja ke Negara Jepang tahun 2022.

Jumlah pendaftar itu baru setengah dari total kapasitas yang disediakan oleh Pemerintah Kota Palu

"Pemerintah Kota Palu menyediakan 1000 kuota untuk masyarakat yang mau bekerja di negara Jepang. Hal tersebut di lakukan guna mengurangi angka pengangguran yang ada. Serta membuka peluang dan pengalaman kerja yang lebih luas kepada masyarakat Kota Palu," kata Setyo Susanto di ruang kerjanya Jl Bantilan, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (14/9/2021) siang.

Setyo Susanto menyebut, pendaftaran tersebut di buka sejak bulan Agustus 2021 kemarin, dan akan di tutup pada hari ini.

Sebelum di berangkatkan ke jepang, para pendaftar tersebut nantinya akan diberikan pelatihan sebagai bekal skill para calon pekerja.

Pelatihan yang diberikan yakni pelatihan bahasa Jepang selama dua bulan lebih.

Dimana, proses pelatihan tersebut di lakukan secara online melalui aplikasi yang sudah di sediakan oleh para penyelanggara.

Baca juga: Aneka Resep Menu Berkuah yang Cocok Disajikan saat Hujan Turun : Bakmi Rebus hingga Miso Rumput Laut

Baca juga: 100 Personel Polres Palu Diperiksa Bid Propam Polda Sulteng, Ada Apa?

"Jadi nanti kalau mereka sudah selesai mendaftar sudah isi biodata dan lainnya, maka dari pusat langsung di kirimkan link untuk mereka. Dari link itulah mereka belajar kosa kata Jepang dari aplikasi itu kita bisa pantau proses belajarnya para calon pekerja ini," sebut Setyo Susanto.

Setyo Susanto juga mengatakan, tanggal 16 September nanti, pihak pemerintah Kota Palu akan melaunching kegiatan pelatihan untuk calon pekerja tersebut.

Setyo Susanto menegaskan, segala bentuk biaya dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah gratis.

"Kita sediakan kuota 1000 kuota tapi yang daftar baru 500 orang saja, mungkin kerena banyak yang belum tau, atau belum yakin, biasanya banyak yang bertanya-tanya ini bener gak sih, jadi banyak yang belum yakin kalau ini beneran." Terangnya.

Setyo Susanto menambahkan, target pemberangkatan bagi tenaga kerja di bulan Januari 2022. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved