Breaking News:

PPKM Level 2 - 4 Terus Diperpanjang, Akan Sampai Kapan? Ini Penjelasan Luhut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memgatakan, PPKM Jawa-Bali akan terus diterapkan dengan ev

Editor: Imam Saputro
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Sejumlah tenan di Palu Grand Mal (PGM) telah buka pasca perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (11/8/2021) siang. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa-Bali selama 7 hari, 14-20 September 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memgatakan, PPKM Jawa-Bali akan terus diterapkan dengan evaluasi setiap minggu.

"Sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM Level Jawa-Bali ini akan terus diberlakukan, pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa-Bali dan melakukan evaluasianya tiap satu minggu," kata Luhut dalam konferensi pers daring, Senin (13/9/2021) malam.

Luhut mengatakan, PPKM diterapkan demi menekan angka penularan Covid-19 sehingga ke depan tidak terjadi lonjakan kasus kembali.

Namun demikian, kata Luhut penurunan level PPKM di Jawa-Bali beberapa waktu belakangan menyebabkan masyarakat euforia berlebihan.

Banyak yang lantas lengah menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Situasi Covid-19 di Jawa-Bali memang membaik begitu cepat. Hal ini menyebabkan penurunan level PPKM yang lebih cepat dibandingkan perkiraan pemerintah.

Sayangnya, hal itu tidak diimbangi dengan kecepatan vaksinasi, implementasi PeduliLindungi, serta penerapan protokol kesehatan.

"Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan banyak euforia dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protokol kesehatan dan penggunaan PeduliLindungi," kata Luhut.

"Hal ini cukup berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya dari Covid-19," ucap dia.

Oleh karena itu, Luhut mewanti-wanti seluruh pihak untuk kembali disiplin menerapkan 3M, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Ia mengingatkan bahwa penularan virus corona varian Delta masih terus terjadi, bahkan jauh lebih cepat dibandingkan varian terdahulu.

"Jadi PPKM ini adalah alat kita untuk memonitor ini, karena kalau dilepas, tidak dikendalikan terus, bisa nanti ada gelombang berikutnya. Kita sudah lihat pengalaman di banyak negara, jadi kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan berbagai negara lain," kata Luhut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sampai Kapan PPKM Jawa-Bali Diperpanjang? Ini Penjelasan Luhut"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved