Breaking News:

Banggai Hari Ini

Transparansi Koperasi Picu Konflik Petani dengan PT Sawindo Cemerlang di Banggai

Belum lagi tidak adanya transparansi pengurus selama anak perusahaan Kencana Agri Ltd itu berproduksi pada 2016 silam.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/NAWI
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka memediasi penyelesaian konflik antara Petani plasma sawit dengan PT Sawindo Cemerlang, Rabu (15/9/2021). Petemuan itu berlangsung di ruang rapat khusus kantor Bupati Banggai, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bupati Banggai Amirudin Tamoreka memediasi penyelesaian konflik antara Petani plasma sawit dengan PT Sawindo Cemerlang, Rabu (15/9/2021).

Petemuan itu berlangsung di ruang rapat khusus kantor Bupati Banggai, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan.

Ada beberapa masalah yang dikeluhkan Petani.

Yaitu transparansi tanggung renteng perusahaan, kejelasan koperasi Sawit Maleo Sejahtera (SMS), maupun lahan Petani yang diduga dirampas paksa.

Selain masalah lahan, koperasi dinilai sebagai dalang konflik Petani dan perusahaan sawit.

Baca juga: Petani Garam Talise Palu Curhat, Ternyata Sudah 4 Bulan Belum Panen

Sejak tahun 2013 terbentuk dan resmi beroperasi, belum pernah dilaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Belum lagi tidak adanya transparansi pengurus selama anak perusahaan Kencana Agri Ltd itu berproduksi pada 2016 silam.

Kepala Dinas Koperasi Banggai Ernaeni Mustatim menyebutkan, pihaknya telah beberapa kali menyurat ke pengurus koperasi yang tembusannya ke pihak peruaahaan untuk segera digelar RAT.

Namun belum juga teralisasi. Padahal, RAT itu pertanda koperasi dalam keadaan sehat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved