Breaking News:

Palu Hari Ini

Rapat Bersama Satgas COVID-19 Sulteng, Wawali Palu Sampaikan Keluhan Terkait Sistem Silacak

Reny A Lamadjido menyatakan pihaknya kesulitan mengakses sistem Silacak yang merupakan buatan Pemerintah Pusat.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Reny A Lamadjido saat mengikuti rapat virtual penanganan Covid-19 bersama Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (15/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wakil Wali Kota Palu dr Reny A Lamadjido menyatakan pihaknya kesulitan mengakses sistem Silacak yang merupakan buatan Pemerintah Pusat untuk menyampaikan laporan penanganan COVID-19.

Hal itu disampaikannya saat mengikuti rapat penanganan COVID-19 bersama Satgas COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah.

Rapat digelar secara virtual dari ruang kerjanya, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/9/2021) siang.

"Susah sekali terbuka Silacak. Sementara bapak Panglima menyatakan Silacak harus dilaksanakan," ungkap Reny A Lamadjido.

Selain itu, Reny A Lamadjido secara garis besar menyampaikan laporan penanganan COVID-19 di wilayah Kota Palu.

Baik dari tingkat RT/RW maupun kelurahan yang secara intens melaporkan berbagai kegiatan.

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja 21 Sudah Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar di www.prakerja.go.id

Baca juga: Wujudkan Pemimpin Ideal, Reny A Lamadjido Ikuti Pembekalan Kepemimpinan

Mulai dari penyemprotan disinfektan, kasus-kasus isolasi mandiri (isoman), hingga penyaluran bantuan logistik bagi keluarga yang Isoman.

"Kami sudah mengirim laporan ke Pusdatina Provinsi Sulawesi Tengah, kami mohon dikoreksi apakah sudah sesuai dengan apa yang diminta oleh Kepala BNPB Pusat maupun Panglima TNI," ujar Reny A Lamadjido.

Menanggapi keluhan Wakil Wali Kota Palu itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Faisal Mang mengatakan, sistem pelaporan penanganan COVID-19 mestinya dilakukan secara berjenjang sampai ke tingkat desa dan kelurahan.

Hal tersebut harus menjadi perhatian Satgas COVID-19 kabupaten dan kota.

Menurut Faisal Mang, saat ini tren penurunan kasus COVID-19 sangat menggembirakan.

Namun penanganan harus terus ditingkatkan hingga penularan COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tengah betul-betul tidak ada lagi.

"Saya harap Bupati/Wali Kota terus mengimbau masyarakatnya untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas," imbuhnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, I Komang Adi Sujendra, Juru Bicara COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah, Adiman, dan Satgas COVID-19 kabupaten lainnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved