Breaking News:

Palu Hari Ini

Tidak Boleh Sembarangan, di Kelurahan Lolu Selatan Hanya 460 Warga Berhak Beli Gas Elpiji 3 Kg

Lurah Lolu Selatan Sahdin mengumpulkan 20 pemilik usaha pangkalan gas elpiji di wilayahnya.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Lurah Lolu Selatan Sahdin memberikan sosialisasi kepada para pemilik pangkalan gas di kantor Kelurahan lolu Selatan Jl Tanjung Satu, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/9/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Lurah Lolu Selatan Sahdin mengumpulkan 20 pemilik usaha pangkalan gas elpiji di wilayahnya.

Mereka dikumpulkan di Kantor Kelurahan Lolu Selatan untuk mendengarkan sosialisasi agar penyaluran gas elpiji 3 Kg tepat sasaran.

"Berdasarkan hasil rapat Wali Kota Palu bersama 46 lurah, pertama, lurah diperintahkan untuk mengatur pembagian gas elpiji 3 Kg agar tepat sasaran," kata Sahdin di Jl Tanjung Satu, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/9/2021) pagi.

Sahdin menegaskan, para pemilik pangkalan dilarang menjual gas elpiji 3 Kg kepada ASN, Polisi maupun TNI.

Baca juga: Lurah Berbicara: Curhat Soal Kendala Penanganan Covid-19 di Kelurahan Lasoani

Baca juga: Tinjau Pelaksanaan Ujian P3K, Ini Pesan Hadianto kepada Peserta

Hanya warga yang berada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai orang kurang mampu saja diperbolehkan membeli gas elpiji 3 Kg.

"Nanti data warga terkait siapa saja yang berhak menerima gas elpiji 3 Kg itu akan kami berikan. Sehingga penyaluran gas elpiji 3 Kg tepat sasaran," tegas Sahdin.

Sebanyak 460 warga Kelurahan Lolu Selatan terdata dalam DTKS.

Nantinya, merekalah yang berhak membeli gas elpiji 3 Kg di pangkalan.

Dan hal itu akan mendapatkan pantauan langsung oleh Kelurahan Lolu Selatan.

Ketika didapatkan pemilik pangkalan melakukan pelanggaran, akan diberikan sanksi.

Untuk sanksi bagi pelanggaran terberat ialah pencabutan izin usaha.

"Sehingga saya akan melakukan pembagian kepada setiap pangkalan karena ada di lingkungan kita ini, dalam wilayah RT-nya tidak memiliki pangkalan gas elpiji, sedangkan di wilayah lain terdapat beberapa pangkalan," ungkap Sahdin.

Dalam pertemuan bersama pemilik pangkalan itu, Sahdin tak lupa mengingatkan agar harga gas elpiji 3 Kg dijual sesuai harga Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sehingga tidak ada lagi keluhan warga perihal harga gas elpiji 3 Kg. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved