Breaking News:

Kenali 9 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia, Simak Efikasi dan Efek Samping 9 Vaksin Covid-19

Daftar vaksin yang beredar di Indonesia lengkap dengan tingkat efikasi dan KIPI yang umum dirasakan, mulai sinovac hingga Asterazeneca.

Editor: Imam Saputro
tribunnews.com
ilustrasi Vaksin AstraZeneca digunakan untuk vaksinasi Covid-19 

Pada lansia usia 60 tahun atau lebih, vaksin ini disuntikkan ke dalam otot lengan atas sebanyak 0,5 ml dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari.

Sedangkan pada anak-anak dan remaja berusia 12-17 tahun, vaksin ini disuntikkan ke dalam otot lengan atas sebanyak 0,5 ml dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari.

Efek samping yang dilaporkan selama studi klinik pada manusia adalah nyeri di tempat injeksi, pembengkakan, eritema, gatal, indurasi, kemerahan, menurunnya sensasi, dan warna kulit yang lebih pudar (discolouration).

Reaksi sistemik yang umum dilaporkan berdasarkan hasil uji klinik adalah nyeri otot, demam, rasa lelah (fatigue), mual, muntah, dan sakit kepala.

3. Vaksin Vaxzevria (AstraZeneca-Oxford)

Melansir Kompas.com, 5 Agustus 2021, Vaksin Vaxzevria ini adalah jenis vaksin vektor virus menggunakan adenovirus simpanse, yang mana vektor virus tersebut digunakan untuk membawa protein spike dari virus corona ke dalam tubuh untuk memicu respons imun.

Berdasarkan studi efikasi vaksin Covid-19, Vaksin Vaxzevria ini menunjukkan nilai keseluruhan 70,4 persen efektif mencegah Covid-19.

Beberapa bulan kemudian, AstraZeneca mengumumkan bahwa vaksinnya 76 persen efektif dalam mencegah penyakit simtomatik.

Sementara itu terhadap varian Delta, dua suntikan Vaksin Vaxzevria 67 persen efektif melawan varian ini. Lalu 74,5 persen efektif terhadap varian Alpha.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Inggris, terdapat beberapa kemungkinan reaksi yang terjadi setelah penyuntikkan vaksin AstraZeneca.

Melansir Kompas.com, 9 Maret 2021, adapun reaksi yang paling umum, yang dapat terjadi lebih dari 1 dari 10 orang, yaitu:

  • Area bekas suntikan vaksinasi terasa nyeri bila ditekan, sakit, terasa hangat, atau muncul memar
  • Umumnya merasa tidak sehat atau tidak enak badan
  • Merasa lelah
  • Menggigil atau merasa demam
  • Sakit kepala (headache)
  • Merasa mual
  • Nyeri sendi atau nyeri otot
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved