Breaking News:

Ali Kalora Tewas

Senjata Ali Kalora Diliris Satgas Madago Raya, Begini Penampakannya

Selain sejata, Satgas Madago Raya juga merilis pakaian dan barang bawaan Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrima.

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/MUHAKIR TAMRIN
Penampakan Senjata Laras Panjang Panglima Teroris Poso Ali Kalora yang Tewas Tertembak di Torue Parimo 

TRIBUNPALU.COM - Panglima Teroris Poso Ali Kalora meninggalkan sepucuk senjata api laras panjang jenis M16 dan sembilan butir peluru serta satu bom tarik, 1 bom bakar.

Senjata laras panjang berwarna hitam milik Ali Kalora terlihat usang.

Bagian gagangannya yang berwarna hitam mulai memudar, begitu pula bagian ujungnya juga berkarat.

Karatan juga tampak di permukaan Magasin senjata tersebut.

Sementara sembilan butir peluru aktif dikeluarkan Satgas Madago Raya dari dalam magasin.

Selain sejata, Satgas Madago Raya juga merilis pakaian dan barang bawaan Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrima, Minggu (19/9/2021), di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Ali Kalora dan Jaka Rhamdan tewas dalam baku tembak dengan personel Satgas Madago Raya di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9/2021) pukul 18.00 Wita.

Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, mereka sudah terpisah dari kelompok Teroris Poso lainnya.

"Hanya mereka berdua, terpisah sudah berapa bulan," kata Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang juga menjabat Kepala Satgas Madago Raya.

Baca juga: 2 Teroris Poso Tewas, Berikut Deretan Aksi Kejahatan Ali Kalora Cs Selama Pandemi Covid-19

Baca juga: Ali Kalora Dikabarkan Tewas Tertembak, Aparat Temukan 1 Senpi M16 dan 2 Bom

Penampakan senjata laras panjang Panglima Teroris Poso Ali Kalora yang tewas tertembak di Torue Parimo, Sulawesi Tengah, Minggu (19/9/2021).
Penampakan senjata laras panjang Panglima Teroris Poso Ali Kalora yang tewas tertembak di Torue Parimo, Sulawesi Tengah, Minggu (19/9/2021). (TRIBUNPALU.COM/HAQIR)

Dengan barang bukti di TKP serta hasil pendalaman aparat, Jenderal Rudy Sufahriadi memastikan kedua bernama Ali Kalora dan pengawalnya yang bernama Jaka Ramadhan alias Ikrima.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved