Breaking News:

Teroris MIT Poso

Mengenal Senapan M16 Milik Teroris MIT Poso, Senjata Standar Militer AS

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso saat ini diketahui tersisa 4 orang. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Muh Ruliansyah
TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Penampakan senjata M16 saat ditemukan di lokasi tewasnya Ali Kalora 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso saat ini diketahui tersisa 4 orang. 

Hal ini menyusul tewasnya pimpinan MIT Ali Kalora bersama anak buahnya Jaka Ramadhan saat kontak tembak dengan Satgas Madago Raya di wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9/2021). 

Pascainsiden itu, aparat turut menyita sejumlah barang bukti termasuk sepucuk senjata laras panjang jenis M16

Senapan M16 dirancang pertama kali oleh Eugene Stoner pada 1957 di Los Angeles dan menjadi senjata standar militer Amerika Serikat (AS) pada perang Vietnam 1963.

Dalam perkembangannya, selain tentara AS, M16 juga digunakan oleh militer di 15 negara anggota NATO dan 80 negara non NATO. 

Baca juga: Rangkuman Fakta Tewasnya Ali Kalora Pemimpin MIT Poso: Baku Tembak hingga Ada Bom yang Meledak

Baca juga: VIDEO: Penampakan Senjata Laras Panjang Panglima Teroris Poso Ali Kalora yang Tewas Tertembak

M16 menggunakan peluru ramping 5,56 mm dengan kecepatan 944,88 meter/detik serta memiliki jangkauan efektif 400-500 meter. 

Senapan M16 menembak menggunakan magasin dan dapat menghasilkan efek melukai besar ketika dampak peluru pada kecepatan tinggi. 

Lahirnya senapan M16 sebagai hasil pengembangan dari senapan AR-15 oleh Eugene Stoner. 

Senapan AR-15 inilah yang digunakan Omar Mir Seddique Mateen (29) ketika membunuh 50 warga di Florida, AS pada 2016.

Saat operasi masih bersandi Tinombala, aparat juga berhasil menyita satu pucuk senjata jenis M16 bertipe M16A diduga milik kelompok MIT

Hal itu diketahui setelah Satgas Tinombala terlibat kontak tembak dengan 5 anggota MIT Poso pada Maret 2019.

Sebelum Ali Kalora, senapan M16 diketahui telah lama digunakan teroris MIT Poso bahkan sejak kepemimpinan Santoso alias Abu Wardah. 

Berdasarkan keterangan Mabes Polri pada 2015 silam, senjata tersebut bisa didapat secara ilegal dari berbagai sumber, baik dalam maupun luar negeri.

Menurut Kapolri saat itu, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, senapan M16 diselundupkan dari luar negeri yang sudah dimodifikasi di Filipina.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved