Breaking News:

Virus Corona

6 Makanan yang Kaya akan Vitamin D, Baik Dikonsumsi Penderita Covid-19 yang Sedang Isolasi Mandiri

Vitamin D menjadi sangat populer di masa pandemi Covid-19 terlebih untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Instagram/@kemenkes_ri
Ilustrasi isolasi mandiri pasien Covid-19 dan tetap mendapat pengawasan dari petugas medis. 

Minyak hati ikan kod adalah suplemen yang populer.

Jika tidak menyukai ikan, mengonsumsi minyak ikan kod bisa menjadi kunci untuk mendapatkan nutrisi tertentu yang tidak tersedia di sumber lain.

Minyak hati ikan kod mengandung sekitar 448 IU per sendok teh atau sekitar 4,9 ml, dan memiliki 56% DV.

Ini telah digunakan selama bertahun-tahun untuk mencegah dan mengobati defisiensi pada anak-anak.

Minyak hati ikan kod juga merupakan sumber vitamin A yang fantastis, dengan 150 persen DV hanya dalam satu sendok teh.

Namun, vitamin A bisa menjadi racun dalam jumlah tinggi.

Karena itu, berhati-hatilah dengan minyak ikan kod, pastikan untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak.

4. Tuna kalengan

Tuna kalengan mengandung hingga 268 IU vitamin D dalam 100 gram, yang merupakan 34% dari DV.

Ini juga merupakan sumber niasin dan vitamin K yang baik.

Sayangnya, tuna kalengan mengandung methylmercury, racun yang ditemukan di banyak jenis ikan.

Dan jika menumpuk di tubuh, itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

5. Kuning telur

Selain makanan laut, kuning telur juga merupakan makanan yang kaya vitamin D.

Satu kuning telur khas mengandung 37 IU vitamin D, atau 5 persen dari DV.

Kadar vitamin D dalam kuning telur tergantung pada paparan sinar matahari dan kandungan vitamin D pakan ayam.

Saat diberi pakan yang sama, ayam yang dibesarkan di padang rumput yang berkeliaran di luar di bawah sinar matahari menghasilkan telur dengan kadar 3-4 kali lebih tinggi.

Selain itu, pakan ayam yang diperkaya vitamin D juga akan membuat kandungan vitamin D di dalam kuning telur jadi lebih tinggi.

6. jamur

Jamur adalah satu-satunya sumber makanan nabati yang cukup tinggi kadar vitamin D.

Seperti manusia, jamur dapat mensintesis vitamin ini saat terkena sinar UV.

Namun, jamur menghasilkan vitamin D2, sedangkan hewan menghasilkan vitamin D3.

Meskipun vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, itu mungkin tidak seefektif vitamin D3.

Meskipun demikian beberapa varietas mengemas hingga 2.300 IU per 100 gram, yang artinya hampir tiga kali DV.

Di sisi lain, jamur yang ditanam secara komersial sering tumbuh dalam gelap dan mengandung sangat sedikit D2. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Bukan Buah-buahan, Ini 6 Makanan yang Kaya Vitamin D untuk Isolasi Mandiri Covid-19

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved