Breaking News:

UMKM Kota Palu

Dibanderol Rp 20 Ribu, Bawang Goreng Fitri di Pasar Inpres Palu Cocok untuk Oleh-oleh

Di Kota Palu, Sulawesi Tengah, penjual bawang goreng mudah dijumpai di berbagai tempat, termasuk pasar tradisional.

Penulis: Putri Safitri | Editor: mahyuddin
handover/yuri azkia
Bawang Goreng Fitri di Pasar Inpres Manonda, Jl Kunduri, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (22/09/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Siapa yang tidak kenal bawang goreng khas Palu? Gurih dan sangat menggugah selera.

Bawang goreng khas Palu berbeda dengan bawang goreng pada umumnya.

Bawang merah khas Palu konon hanya bisa tumbuh di daerah ini saja. Rasanya gurih dan renyah sekali. Bahkan tidak ada rasa pahit yang tertinggal di lidah sama sekali, seperti waktu makan bawang goreng biasa.

Di Kota Palu, Sulawesi Tengah, penjual bawang goreng mudah dijumpai di berbagai tempat, termasuk pasar tradisional.

Di antaranya Bawang Goreng Fitri di Pasar Inpres Manonda, Jl Kunduri, Kecamatan Palu Barat.

Baca juga: Nasi Kuning Seharga Rp 5 Ribu di Taipa Palu, Buka Jam 7 Pagi, Sudah Habis Jam 10

Pengusaha bawang goreng di pasar tersebut Fitriyani menyebutkan, nama bawang jualannya itu berasal dari namanya.

Bisnis bawang goreng itu digeluti keluarganya sejak 2017.

" Keluarga saya sudah lama geluti bawang goreng, selain itu bawang goreng juga lebih awet," kata Fitri kepada TribunPalu.com, Rabu (22/9/2021).

Tak hanya di Palu, Fitri juga memasarkan bawang gorengnya itu hingga keluar Sulteng.

Di antaranya, Gorontalo, Manado, Makasar dan Jakarta

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved